Sering kita mendengar kata-kata “sabar ya sabar ,tapi ada batasnya dong” Benarkah sabar itu ada batasnya? lalu di manakah batasan sabar itu? Kalau mencermati alqur’an,lebih dari 90 ayat yang menyinggung tentang sabar dan tak satu pun yang menyinggung tentang batasan-batasan sabar.
Setiap manusia tentu punya kesabaran yang berbeda, ada kuat dan ada yang lemah serta ada juga yang sedang-sedang, kesabaran itu tidak setabil,kita sendiri pasti mengakui bahwa kesabaran kita tidak setabil,ketika ada suatu kejadian emosi kita gampang terpancing,kita susah mengendalikannya,ketika kita dicoba dengan sakit atau lagi tidak punya duit pikiran kita tidak terkontrol kemana-mana bahkan terkadang kita su’udhon.
Kalau di cermati, kesabaran itu seperti iman,kadang iman kita kuat kadang sedang dan terkadang lemah.seseorang kalau imannya lagi kuat niscaya punya semangat ibadah dan punya kesabaran yang kuat,dan jika imannya lemah maka semangat ibadah dan kesabarannya juga lemah,itu menunjukksn bahwa batasan kesabaran adalah iman,maka jika kita mendengar komentar orang lain dari suatu kejadian “yen aku yo wis ra sabar” itu menunjukkan batas kesabaran orang itu cuma sampai di situ dan itu menunjukkan kekuatan iman orang tersebut.Dalam surat Al baqarah 155 menyebutkan “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” dalam ayat tadi Allah akan member cobaan kepada kita supaya kita bisa sabar.
Mari kita berdoa dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga kesabaran kita, dan semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang sabar.wa Allohu a’lam
Minggu, 25 April 2010
Rabu, 21 April 2010
INTROSPEKSI
Setelah salat asar sejenak saya mengingat-ingat apa saja yang telah saya perbuat mualai dari bangun tidur sampai sekarang,adakah hal-hal baik yang telah saya lakukan dan berapa banyak kemaksiatan yang saya perbuat.ketika sekilas saya mengingat-ingat,hanya terbayang perbuatan-perbuatan baik saja yang telah saya lakukan,tetapi begitu saya ingat-ingat benar dengan seksama dari semua panca indra saya mulai dari mata,hidung,mulut,tangan,kaki,telinga dan juga hati ternyata lebih banyak maksiatnya di banding kebaikannya.
Hal itu menunjukkan bahwa saya sebenarnya hanya mau melihat kebaikan saya tanpa peduli dengan perbuatan-perbuatan maksiat yang telah saya lakukan,bahkan perbuatan-perbuatan maksiat yang jumlahnya lebih banyak dari kebaikan saja tidak saya sadari, sehingga saya melakukan kemaksiatan tanpa sadar dan menjadi hal yang wajar.
Ketika saya duduk di kelas satu MTs (SLTP) saya di tawari teman saya rokok,sekali dua kali saya bisa nolak, tetapi tawaran itu berkali-kali sampai sekitar sebulan saya akhirnya menerima juga dan mencoba sebatang rokok.Pertama saya merokok saya merasa bersalah karena saya masih sekolah dan belum pantas untuk merokok, tetapi setelah beberapa kali merokok rasa bersalah tadi semakin berkurang sampai akhirnya hilang dan saya menjadi perokok berat.
Melihat hal-hal yang saya lakukan, menunjukkan bahwa sesuatu yang dulu di anggap asing akan menjadi tidak asing ketika hal-hal tersebut di ulang-ulang, itupun berlaku dengan kemaksiatan dan kebaikan. Kemaksiatang yang awlnya di anggap sangat berdosa akan menjadi seakan-akan tidak berdosa apabila di lakukan berulang-ulang.
Mari kita intropeksi diri tentang perbuatan-perbuatan kita yang sebenarnya itu merupakan perbuatan jelek tetapi tidak kita sadari sehingga seakan-akan kita anggap lumrah dan tidak berdosa.waALLAHu a’lam.
Hal itu menunjukkan bahwa saya sebenarnya hanya mau melihat kebaikan saya tanpa peduli dengan perbuatan-perbuatan maksiat yang telah saya lakukan,bahkan perbuatan-perbuatan maksiat yang jumlahnya lebih banyak dari kebaikan saja tidak saya sadari, sehingga saya melakukan kemaksiatan tanpa sadar dan menjadi hal yang wajar.
Ketika saya duduk di kelas satu MTs (SLTP) saya di tawari teman saya rokok,sekali dua kali saya bisa nolak, tetapi tawaran itu berkali-kali sampai sekitar sebulan saya akhirnya menerima juga dan mencoba sebatang rokok.Pertama saya merokok saya merasa bersalah karena saya masih sekolah dan belum pantas untuk merokok, tetapi setelah beberapa kali merokok rasa bersalah tadi semakin berkurang sampai akhirnya hilang dan saya menjadi perokok berat.
Melihat hal-hal yang saya lakukan, menunjukkan bahwa sesuatu yang dulu di anggap asing akan menjadi tidak asing ketika hal-hal tersebut di ulang-ulang, itupun berlaku dengan kemaksiatan dan kebaikan. Kemaksiatang yang awlnya di anggap sangat berdosa akan menjadi seakan-akan tidak berdosa apabila di lakukan berulang-ulang.
Mari kita intropeksi diri tentang perbuatan-perbuatan kita yang sebenarnya itu merupakan perbuatan jelek tetapi tidak kita sadari sehingga seakan-akan kita anggap lumrah dan tidak berdosa.waALLAHu a’lam.
Jumat, 12 Februari 2010
Tehnologi
Hari Jum'at tgl 12 pebruari 2010 kemarin saya jum'atan di masjid RRI Semarang,khotibnya Prof DR SUPARMAN SYUKUR yang memaparkan masalah syirik.Pada zaman jahiliah orang menyekutukan Allah dengan hewan binatang tumbuh-tumbuhan bebatuan pokoknya dengan mahluk ciptaan Allah.tetapi sekarang banyak orang yang menyekutukan Allah dengan tehnologi yang merupakan ciptaan manusia sendiri,dengan internet orang bisa menemukan informasi yang di butuhkan,semua permasalahan ditanyakan pada google,mereka mencari jawaban pada google bukan pada Allah,tehnologi memang penting tapi jangan menomor satukannya,kita harus bisa menggunakan tehnologi itu untuk menambah iman kita bukan malah merusak iman kita.Dalam dunia maya yang ada hanya maya (angan-angan),di sana banyak mimpi-mimpi yang membuat kita terlena,syetan mengiming-imingi kita dengan angan-angan,menggiring pada pemikiran kita bahwa sebenarnya tuhan itu jauh sejauh angan-angan yang berarti tidak ada.syetan membuat kita tidak fokus pada satu pekerjaan,contoh kita sedang sholat yang di pikirkan kantornya,perutnya,anaknya.ini menandakan bahwa setan selalu mengiming-imingi kita dengan angan-angan.Marilah kita lawan syetan dengan iman,kita gunakan semua kemampuan kita,semua potensi kita untuk selalu berusaha meningkatkan iman kita.kita gunakan tehnologi untuk hal-hal yang positif,kita selesaikan satu pekerjaan kita dengan sabar kemudian baru mengerjakan pekerjaan yang lain.
Kamis, 04 Februari 2010
Pelajaran baru
Dua hari saya mengikuti diklat arsitektur di BP DIKJUR (balai pelatihan pendidikan kejuruan) Semarang.Bagi saya arsitek merupakan hal yang sama sekali tidak saya kuasai,baik dari dasar-dasarnya maupun jurusan khususnya.
Pada hari pertama kami di beri pembekalan dasar-dasar arsitek,ketika pembekalan yang di sampaikan guru di mulai,saya sempat senyum-senyum sendiri,rasanya lucu kalau saya ikut diklat ini,karena saya tidak punya dasar apa2.Hampir semua istilah yang di sampaikan merupakan istilah-istilah yang asing buat saya,tapi saya berusaha untuk mengikuti dengan baik dan saya mulai tertarik.
Pada hari kedua,kami di tes wawancara dan praktek,pada tes wawancara di tanyakan lulusan apa dan pengalaman kerjanya.ketika saya di tanya lulusan apa saya jawab madrasah aliah,guru yang ngetes tertawa sambil tanya madrasah aliah itu apa dan setingkat dengan apa?kemudian saya jelaskan semua dan guru tadi manggut-manggut sambil senyum-senyum (mengejek).Setelah itu di tes dan alhamdulillah saya bisa mengerjakanya dan di nyatakan lulus.
Selama mengikuti diklat banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan bahkan saya semakin tertarik,walaupun belum bisa saya manfaatkan dalam waktu dekat.
InsyaALLAH pengalaman saya tidak sia-sia,karena kita tidak akan rugi sedikitpun karena mendapatkan ilmu.
Pada hari pertama kami di beri pembekalan dasar-dasar arsitek,ketika pembekalan yang di sampaikan guru di mulai,saya sempat senyum-senyum sendiri,rasanya lucu kalau saya ikut diklat ini,karena saya tidak punya dasar apa2.Hampir semua istilah yang di sampaikan merupakan istilah-istilah yang asing buat saya,tapi saya berusaha untuk mengikuti dengan baik dan saya mulai tertarik.
Pada hari kedua,kami di tes wawancara dan praktek,pada tes wawancara di tanyakan lulusan apa dan pengalaman kerjanya.ketika saya di tanya lulusan apa saya jawab madrasah aliah,guru yang ngetes tertawa sambil tanya madrasah aliah itu apa dan setingkat dengan apa?kemudian saya jelaskan semua dan guru tadi manggut-manggut sambil senyum-senyum (mengejek).Setelah itu di tes dan alhamdulillah saya bisa mengerjakanya dan di nyatakan lulus.
Selama mengikuti diklat banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan bahkan saya semakin tertarik,walaupun belum bisa saya manfaatkan dalam waktu dekat.
InsyaALLAH pengalaman saya tidak sia-sia,karena kita tidak akan rugi sedikitpun karena mendapatkan ilmu.
Senin, 01 Februari 2010
Pedulikah kita
Sakit merupakan hal yg paling tidak di sukai oleh semua mahluk hidup.tp pernahkah anda membayangkan ketika sakit anda tidak punya duit untk berobat,anda kepingin cpt sembuh tp tidak mampu untk berobat shg merasa putus asa bahkan terlintas ingin mati.hal seperti itu byk terjadi di sekitar kita,pedulikah kita thdp mereka,adakah inisiatif utk membantu mrk.mari kita coba renungkan,kasihan org2 spt mrk
Pedulikah kita
Sakit merupakan hal yg paling tidak di sukai oleh semua mahluk hidup.tp pernahkah anda membayangkan ketika sakit anda tidak punya duit untk berobat,anda kepingin cpt sembuh tp tidak mampu untk berobat shg merasa putus asa bahkan terlintas ingin mati.hal seperti itu byk terjadi di sekitar kita,pedulikah kita thdp mereka,adakah inisiatif utk membantu mrk.mari kita coba renungkan,kasihan org2 spt mrk
Langganan:
Postingan (Atom)
Do'a
SEMOGA ALLAH SELALU MEMBERI ROHMAT DAN HIDAYAH KEPADAMU
.jpg)