Hari ini merupakan hari yg melelahkan dan mendebarkan buat sahabatku,saudaraku,guruku USTADZ SUDIRMAN,karena hari ini beliau mengajukan proposal,rangkaian kegiatan setelah ujian kompre untuk meraih gelar doktor.
Ustadz sudirman yg pd hari2 terakhir ini sangat sibuk dg persiapan berangkat penelitian ke Amerika yg persyaratanya sgt bayak dan ribet masih kelihatan segar dan bersahaja,padahal kalau saya membayangkan jadi beliau mungkin saya sudah menyerah.Tapi itulah beliau ustadz Sudirman yg tak kenal lelah dan pantang menyerah.Jadi wajarlah kalau beliau nanti meraih gelar Doktor karena kecerdasan dan kegigihan beliau dan memanfaatkan peluang yg ada.
Ada suatu harapan buat saya untuk tetap mencari ilmu dan saya bercita2 untuk mendidik anak saya minimal bisa sekolah tinggi seperti beliau,kalau papanya tdk bisa bergelar Doktor paling tidak anaknya yg bergelar Doktor.
Selamat berjuang tadz,semoga Allah memudahkan kita.
Rabu, 09 Juni 2010
Senin, 07 Juni 2010
SYUKUR
Bagaimana jika kita menjadi orang lain? apakah seenak atau setidak enak yg kita bayangkan? Seperti dlm salah satu acara televisi 'jika aku menjadi',maka yg terjadi tidak sepenuhnya sama spt apa yg kita bayangkan.
Terkadang kita iri dg orang lain karena kita anggap orang tsb hidupnya sangat enak dan tidak ada susahnya, pernahkah kita menelusuri kehidupan org tsb dengan berbagai kesenangan dan permasalahanya? Kebanyakan dr kita hanya melihat kesenangan orang lain tanpa melihat kesusahanya,dan apa yg terjadi jika yg kita lihat hanya kesusahanya, niscaya rasa kasihan yg timbul pd diri kita.
Oleh karena itu kita harus berusaha untuk menghilangkan iri yg ada dlm diri kita dg melihat kesusahan org lain,kita tdk boleh iri dg org lain karena kita sendiri tidak tahu sebenarnya permasalahan2 apa saja yg sedang di hadapi org lain itu.Di balik kesusahan pasti ada kesenangan dan itu berlaku sebaliknya.
Mari kita syukuri apa yg Allah berikan kepada kita,kita terima ketentuan Allah thdp kita,kita tdk boleh protes,kita tdk boleh menolak,kita hrs terima dg suka hati dan ihlas.Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang2 yg pandai bersyukur.WA ALLAHU A'LAM
Terkadang kita iri dg orang lain karena kita anggap orang tsb hidupnya sangat enak dan tidak ada susahnya, pernahkah kita menelusuri kehidupan org tsb dengan berbagai kesenangan dan permasalahanya? Kebanyakan dr kita hanya melihat kesenangan orang lain tanpa melihat kesusahanya,dan apa yg terjadi jika yg kita lihat hanya kesusahanya, niscaya rasa kasihan yg timbul pd diri kita.
Oleh karena itu kita harus berusaha untuk menghilangkan iri yg ada dlm diri kita dg melihat kesusahan org lain,kita tdk boleh iri dg org lain karena kita sendiri tidak tahu sebenarnya permasalahan2 apa saja yg sedang di hadapi org lain itu.Di balik kesusahan pasti ada kesenangan dan itu berlaku sebaliknya.
Mari kita syukuri apa yg Allah berikan kepada kita,kita terima ketentuan Allah thdp kita,kita tdk boleh protes,kita tdk boleh menolak,kita hrs terima dg suka hati dan ihlas.Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang2 yg pandai bersyukur.WA ALLAHU A'LAM
Kamis, 03 Juni 2010
LENYAPKAN ISRAEL DARI MUKA BUMI
Tragedi penyerangan kapal kemanusian mavi marmaras yg sdg berlayar membawa 10rb ton bantuan kemanusiaan utk warga palestina oleh militer israel adalah tindakan yg biadab yang patut kita kecam dan kutuk keras.sebenarnya apa yg bisa kita perbuat terhadap kebiadaban israel itu,hampir seluruh umat muslim terketuk hatinya terhadap kejadian tsb.tindakan yg paling ringan adalah mendoakan saudara kita yg teraniaya oleh zionis,semoga Allah selalu melindungi rakyat palestina dan membinasakan zionis israel dr muka bumi ini,kita adalah umat yg paling lemah imannya karena kt tdk bisa berbuat apa2 selain berdoa.semoga Allah mengampuni kita
Senin, 17 Mei 2010
HALAQOH
Dalam setahunan ini di lingkungan kampung jatisari elok terasa berbeda dari sebelumnya, yaitu semenjak kedatangan orang-orang yang sangat mempengaruhi kehidupan warga. Di mushola miftahul huda yang merupakan mushola warga jatisari elok terasa ada peningkatan jamaah, baik maghrib, isya, maupun shubuh.
Orang-orang yang sangat berpengaruh tersebut adalah dosen-dosen dari beberapa perguruan tinggi yang mengambil program S3 di IAIN Walisongo yang kebetulan ngontrak di Jatisari elok. Dimulai dari USTAD NURDIN kemudian USTAD SUDIRMAN dan USTAD NURUL IMAN.Beliau-beliau inilah yang menjadikan kami merasa ada yang membimbing ,melindungi dan mengarahkan kami.
Ustad Nurdin adalah orang yang pertama kali mendekati kami, berawal dari jamaah di mushola kemudian ngobrol-ngobrol sehingga semakin dekat hubungannya dengan kami. Beliau yang waktu itu sudah bergelar MA tidak sedikitpun menampakkan rasa paling pintar, tidak meremehkan dan selalu menghargai kami.
Ustad Nurdin merupakan pembuka semangat kami, di awali dari pembentukan pengajian / HALAQOH, Dalam halaqoh di bahas tentang masalah-masalah di sekitar kita,baik itu pribadi maupun umum. Ketika pertama kali pertemuan ustad Nurdin berkeinginan untuk menjadikan halaqoh halaqoh sebagai pusat pemecahan masalah,tempat curhat,tempat perencanaan berbagai kegiatan baik pribadi maupun umum,juga tempat nasehat menasehati serta tempat penjaga semangat kami.
Dengan adanya halaqoh, kami merasakan sangat besar manfaatnya,hubungan kami semakin dekat antar sesame anggota, kami selalu di ingatkan ketika kami mulai malas ke mushola sehingga kami merasa sebagai keluarga yang saling memiliki,jika diantara kami ada yang lagi kesusahan kami juga merasakannya begitu juga jika ada yang senang kami pun ikut senang.
Hal sekecil apapun yang kita lakukan pasti tidak akan sia-sia manakala kita lakukan dengan niat baik dan ihlas.Sesuatu yang besar pasti diawali dari yang kecil,Begitu pula kalau kita ingin membuat perubahan besar yang lebih baik maka harus kita awali dengan hal-hal yang kecil.
Semua itu merupakan pokok-pokok pelajaran yang kami dapat dari mengikuti halaqoh yang di bombing oleh ust Nurdin.Kami sangat berterimakasih sekali kepada Beliau yang telah membuat saya lebih giat dalam urusan keagamaan,semoga semangat yang tertanam dalam diri saya semakin bertambah besar dan bermanfaat untuk diri saya dan orang lain.trimakasih tad, semoga saya bisa meniru ustad yang selalu bermanfaat di manapun berada.amiin
Orang-orang yang sangat berpengaruh tersebut adalah dosen-dosen dari beberapa perguruan tinggi yang mengambil program S3 di IAIN Walisongo yang kebetulan ngontrak di Jatisari elok. Dimulai dari USTAD NURDIN kemudian USTAD SUDIRMAN dan USTAD NURUL IMAN.Beliau-beliau inilah yang menjadikan kami merasa ada yang membimbing ,melindungi dan mengarahkan kami.
Ustad Nurdin adalah orang yang pertama kali mendekati kami, berawal dari jamaah di mushola kemudian ngobrol-ngobrol sehingga semakin dekat hubungannya dengan kami. Beliau yang waktu itu sudah bergelar MA tidak sedikitpun menampakkan rasa paling pintar, tidak meremehkan dan selalu menghargai kami.
Ustad Nurdin merupakan pembuka semangat kami, di awali dari pembentukan pengajian / HALAQOH, Dalam halaqoh di bahas tentang masalah-masalah di sekitar kita,baik itu pribadi maupun umum. Ketika pertama kali pertemuan ustad Nurdin berkeinginan untuk menjadikan halaqoh halaqoh sebagai pusat pemecahan masalah,tempat curhat,tempat perencanaan berbagai kegiatan baik pribadi maupun umum,juga tempat nasehat menasehati serta tempat penjaga semangat kami.
Dengan adanya halaqoh, kami merasakan sangat besar manfaatnya,hubungan kami semakin dekat antar sesame anggota, kami selalu di ingatkan ketika kami mulai malas ke mushola sehingga kami merasa sebagai keluarga yang saling memiliki,jika diantara kami ada yang lagi kesusahan kami juga merasakannya begitu juga jika ada yang senang kami pun ikut senang.
Hal sekecil apapun yang kita lakukan pasti tidak akan sia-sia manakala kita lakukan dengan niat baik dan ihlas.Sesuatu yang besar pasti diawali dari yang kecil,Begitu pula kalau kita ingin membuat perubahan besar yang lebih baik maka harus kita awali dengan hal-hal yang kecil.
Semua itu merupakan pokok-pokok pelajaran yang kami dapat dari mengikuti halaqoh yang di bombing oleh ust Nurdin.Kami sangat berterimakasih sekali kepada Beliau yang telah membuat saya lebih giat dalam urusan keagamaan,semoga semangat yang tertanam dalam diri saya semakin bertambah besar dan bermanfaat untuk diri saya dan orang lain.trimakasih tad, semoga saya bisa meniru ustad yang selalu bermanfaat di manapun berada.amiin
Minggu, 25 April 2010
BATASAN SABAR
Sering kita mendengar kata-kata “sabar ya sabar ,tapi ada batasnya dong” Benarkah sabar itu ada batasnya? lalu di manakah batasan sabar itu? Kalau mencermati alqur’an,lebih dari 90 ayat yang menyinggung tentang sabar dan tak satu pun yang menyinggung tentang batasan-batasan sabar.
Setiap manusia tentu punya kesabaran yang berbeda, ada kuat dan ada yang lemah serta ada juga yang sedang-sedang, kesabaran itu tidak setabil,kita sendiri pasti mengakui bahwa kesabaran kita tidak setabil,ketika ada suatu kejadian emosi kita gampang terpancing,kita susah mengendalikannya,ketika kita dicoba dengan sakit atau lagi tidak punya duit pikiran kita tidak terkontrol kemana-mana bahkan terkadang kita su’udhon.
Kalau di cermati, kesabaran itu seperti iman,kadang iman kita kuat kadang sedang dan terkadang lemah.seseorang kalau imannya lagi kuat niscaya punya semangat ibadah dan punya kesabaran yang kuat,dan jika imannya lemah maka semangat ibadah dan kesabarannya juga lemah,itu menunjukksn bahwa batasan kesabaran adalah iman,maka jika kita mendengar komentar orang lain dari suatu kejadian “yen aku yo wis ra sabar” itu menunjukkan batas kesabaran orang itu cuma sampai di situ dan itu menunjukkan kekuatan iman orang tersebut.Dalam surat Al baqarah 155 menyebutkan “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” dalam ayat tadi Allah akan member cobaan kepada kita supaya kita bisa sabar.
Mari kita berdoa dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga kesabaran kita, dan semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang sabar.wa Allohu a’lam
Setiap manusia tentu punya kesabaran yang berbeda, ada kuat dan ada yang lemah serta ada juga yang sedang-sedang, kesabaran itu tidak setabil,kita sendiri pasti mengakui bahwa kesabaran kita tidak setabil,ketika ada suatu kejadian emosi kita gampang terpancing,kita susah mengendalikannya,ketika kita dicoba dengan sakit atau lagi tidak punya duit pikiran kita tidak terkontrol kemana-mana bahkan terkadang kita su’udhon.
Kalau di cermati, kesabaran itu seperti iman,kadang iman kita kuat kadang sedang dan terkadang lemah.seseorang kalau imannya lagi kuat niscaya punya semangat ibadah dan punya kesabaran yang kuat,dan jika imannya lemah maka semangat ibadah dan kesabarannya juga lemah,itu menunjukksn bahwa batasan kesabaran adalah iman,maka jika kita mendengar komentar orang lain dari suatu kejadian “yen aku yo wis ra sabar” itu menunjukkan batas kesabaran orang itu cuma sampai di situ dan itu menunjukkan kekuatan iman orang tersebut.Dalam surat Al baqarah 155 menyebutkan “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” dalam ayat tadi Allah akan member cobaan kepada kita supaya kita bisa sabar.
Mari kita berdoa dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga kesabaran kita, dan semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang sabar.wa Allohu a’lam
Rabu, 21 April 2010
INTROSPEKSI
Setelah salat asar sejenak saya mengingat-ingat apa saja yang telah saya perbuat mualai dari bangun tidur sampai sekarang,adakah hal-hal baik yang telah saya lakukan dan berapa banyak kemaksiatan yang saya perbuat.ketika sekilas saya mengingat-ingat,hanya terbayang perbuatan-perbuatan baik saja yang telah saya lakukan,tetapi begitu saya ingat-ingat benar dengan seksama dari semua panca indra saya mulai dari mata,hidung,mulut,tangan,kaki,telinga dan juga hati ternyata lebih banyak maksiatnya di banding kebaikannya.
Hal itu menunjukkan bahwa saya sebenarnya hanya mau melihat kebaikan saya tanpa peduli dengan perbuatan-perbuatan maksiat yang telah saya lakukan,bahkan perbuatan-perbuatan maksiat yang jumlahnya lebih banyak dari kebaikan saja tidak saya sadari, sehingga saya melakukan kemaksiatan tanpa sadar dan menjadi hal yang wajar.
Ketika saya duduk di kelas satu MTs (SLTP) saya di tawari teman saya rokok,sekali dua kali saya bisa nolak, tetapi tawaran itu berkali-kali sampai sekitar sebulan saya akhirnya menerima juga dan mencoba sebatang rokok.Pertama saya merokok saya merasa bersalah karena saya masih sekolah dan belum pantas untuk merokok, tetapi setelah beberapa kali merokok rasa bersalah tadi semakin berkurang sampai akhirnya hilang dan saya menjadi perokok berat.
Melihat hal-hal yang saya lakukan, menunjukkan bahwa sesuatu yang dulu di anggap asing akan menjadi tidak asing ketika hal-hal tersebut di ulang-ulang, itupun berlaku dengan kemaksiatan dan kebaikan. Kemaksiatang yang awlnya di anggap sangat berdosa akan menjadi seakan-akan tidak berdosa apabila di lakukan berulang-ulang.
Mari kita intropeksi diri tentang perbuatan-perbuatan kita yang sebenarnya itu merupakan perbuatan jelek tetapi tidak kita sadari sehingga seakan-akan kita anggap lumrah dan tidak berdosa.waALLAHu a’lam.
Hal itu menunjukkan bahwa saya sebenarnya hanya mau melihat kebaikan saya tanpa peduli dengan perbuatan-perbuatan maksiat yang telah saya lakukan,bahkan perbuatan-perbuatan maksiat yang jumlahnya lebih banyak dari kebaikan saja tidak saya sadari, sehingga saya melakukan kemaksiatan tanpa sadar dan menjadi hal yang wajar.
Ketika saya duduk di kelas satu MTs (SLTP) saya di tawari teman saya rokok,sekali dua kali saya bisa nolak, tetapi tawaran itu berkali-kali sampai sekitar sebulan saya akhirnya menerima juga dan mencoba sebatang rokok.Pertama saya merokok saya merasa bersalah karena saya masih sekolah dan belum pantas untuk merokok, tetapi setelah beberapa kali merokok rasa bersalah tadi semakin berkurang sampai akhirnya hilang dan saya menjadi perokok berat.
Melihat hal-hal yang saya lakukan, menunjukkan bahwa sesuatu yang dulu di anggap asing akan menjadi tidak asing ketika hal-hal tersebut di ulang-ulang, itupun berlaku dengan kemaksiatan dan kebaikan. Kemaksiatang yang awlnya di anggap sangat berdosa akan menjadi seakan-akan tidak berdosa apabila di lakukan berulang-ulang.
Mari kita intropeksi diri tentang perbuatan-perbuatan kita yang sebenarnya itu merupakan perbuatan jelek tetapi tidak kita sadari sehingga seakan-akan kita anggap lumrah dan tidak berdosa.waALLAHu a’lam.
Langganan:
Postingan (Atom)
Do'a
SEMOGA ALLAH SELALU MEMBERI ROHMAT DAN HIDAYAH KEPADAMU
.jpg)