Senin, 06 Agustus 2012
Kiat-Kiat Menghidupkan Bulan RAMADHAN.
Allah Ta'ala tlh mengistewakan bulan Ramadhan dr bln2 lainnya dg berbagai keistimewaan&keuatamaan brdasarkan dalil-dalil yg brsumber dr al-Qur'an&as-Sunnah yg shahih
Oleh krn itu,seyogyanya seorg hamba yg shalih mengisinya dg amalan2 kebaikan&shalih yg tlh Allah perintahkan&Rasulullah anjurkan.Diantaranya:
(1) Puasa Ramadhan;
(Lihat,QS.al-Baqarah:183)
Keutamaan:
A. Puasa milik Allah. (Lihat,HR.al-Bukhari&Muslim)
B. Menghapuskan dosa yg lalu. (Lihat, HR.al-Bukhari&Muslim)
C. Puasa sbg perisai dr perbuatan tdk baik.(Lihat,HR.al-Bukhari&Muslim)
(2) Shalat Tarawih;
Keutamaan:
A. Penghapus dosa yg lalu. (Lihat,HR.al-Bukhari&Muslim)
B. Termasuk sifat ibadurrahman(hamba yg baik).(Lihat,QS.al-Furqan:63-64)
C. Pintu rizki.(Lihat,QS.Thaha:132)
D. Mendapatkan Rahmat Allah.(Lihat, az-Zumar:9)
E. Mendapat pahala semalam suntuk jk shalat malam bersama Imam.(Lihat,HR.Abu Dawud, at-Tirmidzi dll)
(3) Shadaqah
Keutamaan; Shadaqah paling utama.(Lihat,HR.at-Tirmidzi); diantaranya:
A. Memberi makan,mendapat buah&minuman di Surga.(Lihat, QS.al-Insan:8-12 dan HR.at-Tirmidzi)
B. Memberi buka org yg brpuasa;pahalanya sprt org yg berpuasa.(Lihat,HR.Ahmad&an-Nasai)
(4) Membaca al-Qur'an dg penuh kesungguhan,mentaburinya dan memahaminya.
(5) Tetap duduk di dalam masjid hingga terbit matahari.
Keutamaan; Sprt mendapat pahala haji dan umrah. (Lihat,HR.at-Tirmidzi)
(6) I'tikaf di masjid.(Lihat, HR.al-Bukhari)
(7) Umrah di bulan Ramadhan.
Keutamaan; Sprt ibadah haji dan bahkan sprt ibadah haji brsama Nabi.(Lihat,HR.al-Bukhari&Muslim)
(8) Mencari malam Lailatul Qadar.
Keutamaan: Penghapus dosa2 yg lalu dan yg akan datang(Lihat,HR.Ahmad)
(9) Memperbanyak dzikir, doa &istighfar.
Demikian, diantara amalan shalih yg seyogyanya dilakukan. Smg kita mampu melakukannya. Aamiin.
Kamis, 15 Desember 2011
HANYA ADA 3 HARI
Yang pertama:
HARI KEMARIN...
Kita tidak bisa mengubah apapun yang telah terjadi...
Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan...
Kita tidak mungkin lagi menghapus kesalahan..;
dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin...
Biarkan hari kemarin lewat;
LEPASKAN saja....
Yang kedua :
HARI ESOK...
Hingga mentari terbit esok hari,
Kita tidak tahu apa yg akan terjadi...
Kita belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari...
Kita tidak mungkin tahu.., sedih atau ceria di esok hari...
Karena Esok hari belum tiba;
BIARKAN saja...
Yang tersisa kini hanyalah :
HARI INI...
Pintu masa lalu telah tertutup...
Pintu masa depanpun belum tiba...
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini...
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini...,
Bila mampu melupakan hari kemarin...
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari...
Hiduplah HARI INI...
Karena, masa lalu.. dan masa depan.. hanyalah permainan pikiran yang rumit....
Hiduplah apa adanya...
Karena yang ada hanyalah hari ini...
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati.. dan rasa hormat..,
Meski mereka berlaku buruk ...
Sayangilah keluarga atau orang-orang disekitar kita dengan sepenuh hati hari ini.., karena mungkin besuk cerita sudah berganti....
Ingatlah bahwa dengan menunjukkan penghargaan pada orang lain... bukan karena siapa mereka..., tetapi karena siapakah diri kita sendiri....
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekang...
Atau masa depan jadi membingungkan....
Apapun juga yang akan diperbuat.., berbuatlah dengan segenap hati... Sepenuh jiwa raga..
Berterima kasihlah pada orang yang telah melukai hati, karna dia telah membuat hati kt menjadi kuat.
Berterima kasihlah pada orang yang telah membohongi, karna dia membuat hidup kita semakin bijak.
Berterima kasihlah pada orang yang telah membenci, karena dia yang mengasah ketegaran.
Dan berterima kasihlah pada orang yang telah menyayangi, krn itulah ANUGERAH TERINDA
HARI KEMARIN...
Kita tidak bisa mengubah apapun yang telah terjadi...
Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan...
Kita tidak mungkin lagi menghapus kesalahan..;
dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin...
Biarkan hari kemarin lewat;
LEPASKAN saja....
Yang kedua :
HARI ESOK...
Hingga mentari terbit esok hari,
Kita tidak tahu apa yg akan terjadi...
Kita belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari...
Kita tidak mungkin tahu.., sedih atau ceria di esok hari...
Karena Esok hari belum tiba;
BIARKAN saja...
Yang tersisa kini hanyalah :
HARI INI...
Pintu masa lalu telah tertutup...
Pintu masa depanpun belum tiba...
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini...
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini...,
Bila mampu melupakan hari kemarin...
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari...
Hiduplah HARI INI...
Karena, masa lalu.. dan masa depan.. hanyalah permainan pikiran yang rumit....
Hiduplah apa adanya...
Karena yang ada hanyalah hari ini...
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati.. dan rasa hormat..,
Meski mereka berlaku buruk ...
Sayangilah keluarga atau orang-orang disekitar kita dengan sepenuh hati hari ini.., karena mungkin besuk cerita sudah berganti....
Ingatlah bahwa dengan menunjukkan penghargaan pada orang lain... bukan karena siapa mereka..., tetapi karena siapakah diri kita sendiri....
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekang...
Atau masa depan jadi membingungkan....
Apapun juga yang akan diperbuat.., berbuatlah dengan segenap hati... Sepenuh jiwa raga..
Berterima kasihlah pada orang yang telah melukai hati, karna dia telah membuat hati kt menjadi kuat.
Berterima kasihlah pada orang yang telah membohongi, karna dia membuat hidup kita semakin bijak.
Berterima kasihlah pada orang yang telah membenci, karena dia yang mengasah ketegaran.
Dan berterima kasihlah pada orang yang telah menyayangi, krn itulah ANUGERAH TERINDA
Senin, 07 November 2011
LIMA JALAN MENUJU TAQWA
Ulama' menyatakan,setidaknya ada lima jalan yang patut kita renungkan dalam kehidupan ini dalam menggapai ketaqwaan,jalan-jalan itu adalah:
1.MUHASABAH
Yaitu evaluasi diri dan meningkatkan kualitas diri dengan selalu mengambil hikmah dari setiap sesuatu yang terjadi dalam diri kita,Allah berfirman
"Hai orang-orang beriman,bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah di perbuatnya untuk hari esuk (akherat), dan bertaqwalah kepada Allah,sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan".(Al-Hasyr;18). Allah berfirman:
"Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri(sangat bisa melihat dirinya sendiri),meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya" (Al-Qiyamah:14-15)
Umar bin khottab ra berkata: "hitunglah diri kalian sebelum kalian di hitung,timbanglah amal-amal kalian sebelum ditimbang kepada kalian.baersiap-siaplah untuk penyampaian yang maha besar,pada hari itu kalian di sampaikan, dan tidak ada yang tersembunyi dari ksalian sesuatu yang tersembunyi"
2.MU'AHADAH
Yaitu mengingat-ingat kembali janji yang pernah kita katakan,setiap saat sholat kita sering kali bersumpah kepada Allah;
"Hanya kepadamulah kami beribadah, dan hanya kepadamu kami mohon pertolongan."
Kemudian kita berjanji:
"Sesungguhnya sholatku,ibadahku,hidupku, dan matiku semata-mata karena Allah Robb semesta alam"(Al-an'am:162)
Dengan demikian, ada baiknya kita kembali mengingat-ingat janji dan sumpah kita, semakin sering kita mengingat janji dan sumpah kita insyaAllah kita akan senantiasa menapaki kehidupan ini dengan nilai-nilai ketaqwaan.inilah yang di sebut dengan mu'ahadah.
3.MUJAHADAH
Adalah bersungguh-sungguh kepada Allah Swt.seperti firmanNya:
"Orang-orang yang bersungguh-sungguh (mujahadah) di jalan kami, kami akan berikan hidayah ke jalan kami" (Al_'ankabut 69)
Terkadang kita beribadah tidak di barengi dengan kesungguhan,hanya manggugurkan kewajiban saja, takut jatuh kedalam dosa dan manapaki kehidupan beragama asal-asalan.padahal menjadi seorang muslim yang ingin menjadi orang-orang yang bertaqwa, maka mujahadah / penuh kesungguhan adalah bagian tak terpisahkan dalam menggapai ketaqwaan di samping muhasabah dan mu'ahadah.
4.MUROQOBAH
Makna muroqobah dalam alqur'an adalah bahwa setiap pribadi muslim merasa takut kepada Allah dalam setiap perbuatanya, gerakannya, tingkah lakunya, dan bisikan hatinya dalam setiap waktu, dia merasa yakin dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah mengetahui terhadap segala sesuatu yang tersembunyi dan sesuatu yang nampak. Oleh karena itu dia melakukan perbandingan antara perbuatan yang di niatkan untuk dilakukan dengan perinta-perinth dan larangan dari Allah. Dia melaksanakan perbuatan itu apabila baik dan hanya semata-mata untuk Allah serta menjauhi perbuatan itu seandainya terdapat maksiat, dosa dan hawa nafsu.
Dalam alqur'an terdapat banyak ayat tentang muroqobah, diantaranya adalah
"Sesunggugnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu"(annisak:1)
Allah berfirman:
"Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pakerjaan itu), mereka mengetahui apa yang mereka kerjakan"(al-infithor:10-12)
Allah berfirman:
"Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas selalu hadir"(Qaaf:18)
Perasaan selalu merasa di awasi oleh Allah dalam bahasa hadisnya adalah ihsan, Rosulullah SAW menjawab "Engkau menyembah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya.Seandainya engkau tidak bisa melihatNya maka dia melihatmu...HR.Muslim.
Dulu dimasa sahabat, sikap muroqobah tertanam dengan baik di hati setiap kaum muslimin.Kita bisa ambil sebuah contoh kisah, Suatu ketika Amirul mukminin Umar bin Khattab bertemu dengan seorang anak gembala yang sedang menggembala kambing-kambingnya, Umar berkata kepada anak tersebut: wahai anak gembala, jualah kepada saya seekor kambingmu! Si anak gembala menjawab: kambing-kambing ini ada pemiliknya, saya hanya sekedar menggembalakannya saja. Umar berkata: Sudahlah, katakan saja kepada tuanmu, mati di makan srigala kalau kalau hilang satu tidak akan ketahuan.Dengan tegas si anak itu menjawab:Jika demikian dimanakah Allah itu? Umar demi mendengar jawaban anak itu ia pun menangis dan kemudian memerdekakannya.
Lihatlah seorang anak gembala yang tidak berpendidikan dan hidup dalam sosial yang rendah tetapi punya sifat yang sangat mulia yaitu sifat merasa selalu di awasi oleh Allah swt dalam segala.itulah yang disebut dengan muraqabah.Muraqabah adalah hal yang sangat penting ketika kita ingin menjadikan taqwa sebagai bekal hidup kita.Jika sikap ini di miliki oleh setiap muslim,insya Allah kita tidak akan terjerumus pada perbuatan maksiat.Imam ghozali mengatakan "aku yakin dan percaya bahwa Allah selalu melihatku maka aku malu berbuat maksiat kepadaNYA"
5.MU'AQOBAH
Artinya, mencoba memberi sangsi kepada dirikita sendiri manakala kita melakukan sebuah kehilafan, menegur dan memberi sangsi kepada diri kita kalau kita melakukan kesalahan merupakan hal yang penting kita lakukan agar kita senantiasa meningkatkan amal ibadah kita. Contoh, Manakala kita terlewatkan kita terlewatkan salat subuh berjamaah maka hukumlah diri kita dengan infak di siang harinya, manakala kita terlewatkan membaca alqur'an 'iqoblah diri kita dengan memberi bantuan kepada si miskin. Kalau kita melewatkan sebuah amal saleh maka hukumlah diri kita sendiri dengan melakukan amal saleh yang lain, inilah yang di sebut mu'qobah. Jika sikap ini selalu kita budayakan insyaAllah kita akan selalu mampu meningkatkan kualitas ibadah dan diri kita.
Menjalani kehidupan ini, takwa harus kita jadikan hiasan diri,bekal diri,dengan menempuh lima cara tadi, yaitu muhasabah, mu'agadah, mujahadah, muraqabah, dan mu'aqobah. Evaluasi diri, mengingat-ingat janji, punya kesungguhan diri, selalu merasa di awasi oleh Allah dan memberi hukuman tehadap diri kita sendiri. Jika lima hal ini kita jadikan bekal, insyaAllah menapaki hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, kita akan menapaki dengan selalu meningkatkan kualitas diri kit
1.MUHASABAH
Yaitu evaluasi diri dan meningkatkan kualitas diri dengan selalu mengambil hikmah dari setiap sesuatu yang terjadi dalam diri kita,Allah berfirman
"Hai orang-orang beriman,bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah di perbuatnya untuk hari esuk (akherat), dan bertaqwalah kepada Allah,sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan".(Al-Hasyr;18). Allah berfirman:
"Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri(sangat bisa melihat dirinya sendiri),meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya" (Al-Qiyamah:14-15)
Umar bin khottab ra berkata: "hitunglah diri kalian sebelum kalian di hitung,timbanglah amal-amal kalian sebelum ditimbang kepada kalian.baersiap-siaplah untuk penyampaian yang maha besar,pada hari itu kalian di sampaikan, dan tidak ada yang tersembunyi dari ksalian sesuatu yang tersembunyi"
2.MU'AHADAH
Yaitu mengingat-ingat kembali janji yang pernah kita katakan,setiap saat sholat kita sering kali bersumpah kepada Allah;
"Hanya kepadamulah kami beribadah, dan hanya kepadamu kami mohon pertolongan."
Kemudian kita berjanji:
"Sesungguhnya sholatku,ibadahku,hidupku, dan matiku semata-mata karena Allah Robb semesta alam"(Al-an'am:162)
Dengan demikian, ada baiknya kita kembali mengingat-ingat janji dan sumpah kita, semakin sering kita mengingat janji dan sumpah kita insyaAllah kita akan senantiasa menapaki kehidupan ini dengan nilai-nilai ketaqwaan.inilah yang di sebut dengan mu'ahadah.
3.MUJAHADAH
Adalah bersungguh-sungguh kepada Allah Swt.seperti firmanNya:
"Orang-orang yang bersungguh-sungguh (mujahadah) di jalan kami, kami akan berikan hidayah ke jalan kami" (Al_'ankabut 69)
Terkadang kita beribadah tidak di barengi dengan kesungguhan,hanya manggugurkan kewajiban saja, takut jatuh kedalam dosa dan manapaki kehidupan beragama asal-asalan.padahal menjadi seorang muslim yang ingin menjadi orang-orang yang bertaqwa, maka mujahadah / penuh kesungguhan adalah bagian tak terpisahkan dalam menggapai ketaqwaan di samping muhasabah dan mu'ahadah.
4.MUROQOBAH
Makna muroqobah dalam alqur'an adalah bahwa setiap pribadi muslim merasa takut kepada Allah dalam setiap perbuatanya, gerakannya, tingkah lakunya, dan bisikan hatinya dalam setiap waktu, dia merasa yakin dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah mengetahui terhadap segala sesuatu yang tersembunyi dan sesuatu yang nampak. Oleh karena itu dia melakukan perbandingan antara perbuatan yang di niatkan untuk dilakukan dengan perinta-perinth dan larangan dari Allah. Dia melaksanakan perbuatan itu apabila baik dan hanya semata-mata untuk Allah serta menjauhi perbuatan itu seandainya terdapat maksiat, dosa dan hawa nafsu.
Dalam alqur'an terdapat banyak ayat tentang muroqobah, diantaranya adalah
"Sesunggugnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu"(annisak:1)
Allah berfirman:
"Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pakerjaan itu), mereka mengetahui apa yang mereka kerjakan"(al-infithor:10-12)
Allah berfirman:
"Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas selalu hadir"(Qaaf:18)
Perasaan selalu merasa di awasi oleh Allah dalam bahasa hadisnya adalah ihsan, Rosulullah SAW menjawab "Engkau menyembah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya.Seandainya engkau tidak bisa melihatNya maka dia melihatmu...HR.Muslim.
Dulu dimasa sahabat, sikap muroqobah tertanam dengan baik di hati setiap kaum muslimin.Kita bisa ambil sebuah contoh kisah, Suatu ketika Amirul mukminin Umar bin Khattab bertemu dengan seorang anak gembala yang sedang menggembala kambing-kambingnya, Umar berkata kepada anak tersebut: wahai anak gembala, jualah kepada saya seekor kambingmu! Si anak gembala menjawab: kambing-kambing ini ada pemiliknya, saya hanya sekedar menggembalakannya saja. Umar berkata: Sudahlah, katakan saja kepada tuanmu, mati di makan srigala kalau kalau hilang satu tidak akan ketahuan.Dengan tegas si anak itu menjawab:Jika demikian dimanakah Allah itu? Umar demi mendengar jawaban anak itu ia pun menangis dan kemudian memerdekakannya.
Lihatlah seorang anak gembala yang tidak berpendidikan dan hidup dalam sosial yang rendah tetapi punya sifat yang sangat mulia yaitu sifat merasa selalu di awasi oleh Allah swt dalam segala.itulah yang disebut dengan muraqabah.Muraqabah adalah hal yang sangat penting ketika kita ingin menjadikan taqwa sebagai bekal hidup kita.Jika sikap ini di miliki oleh setiap muslim,insya Allah kita tidak akan terjerumus pada perbuatan maksiat.Imam ghozali mengatakan "aku yakin dan percaya bahwa Allah selalu melihatku maka aku malu berbuat maksiat kepadaNYA"
5.MU'AQOBAH
Artinya, mencoba memberi sangsi kepada dirikita sendiri manakala kita melakukan sebuah kehilafan, menegur dan memberi sangsi kepada diri kita kalau kita melakukan kesalahan merupakan hal yang penting kita lakukan agar kita senantiasa meningkatkan amal ibadah kita. Contoh, Manakala kita terlewatkan kita terlewatkan salat subuh berjamaah maka hukumlah diri kita dengan infak di siang harinya, manakala kita terlewatkan membaca alqur'an 'iqoblah diri kita dengan memberi bantuan kepada si miskin. Kalau kita melewatkan sebuah amal saleh maka hukumlah diri kita sendiri dengan melakukan amal saleh yang lain, inilah yang di sebut mu'qobah. Jika sikap ini selalu kita budayakan insyaAllah kita akan selalu mampu meningkatkan kualitas ibadah dan diri kita.
Menjalani kehidupan ini, takwa harus kita jadikan hiasan diri,bekal diri,dengan menempuh lima cara tadi, yaitu muhasabah, mu'agadah, mujahadah, muraqabah, dan mu'aqobah. Evaluasi diri, mengingat-ingat janji, punya kesungguhan diri, selalu merasa di awasi oleh Allah dan memberi hukuman tehadap diri kita sendiri. Jika lima hal ini kita jadikan bekal, insyaAllah menapaki hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, kita akan menapaki dengan selalu meningkatkan kualitas diri kit
Kamis, 03 November 2011
SIAPAKAH SAYA
Hidup adalah sebuah misteri, Singkaplah
Hidup adalah sebuah misteri, Singkaplah
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
SIAPAKAH SAYA ... ?
SIAPAKAH ANDA ... ?
Ada jutaan manusia yg sudah mengecap dunia. Tapi, barang kali, hanya segelintir orang yg berani mempertanyakan tentang siapa dirinya,
apa makna hidup untknya ?..
Ada ribuan manusia, mungkin, yg mempertanyakan dirinya. Tapi, bisa jadi, hanya sejumlah jiwa yg menemukan jawabannya, jawaban sementara hal ihwal tentang ia dan dunianya, ia dan keluarganya, ia dan Tuhan-nya.
Pergulatan jiwa, pendakian diri, atau apapun namanya, tak bisa dipungkiri adlah hal yg jarang disinggung dan dihayati seseorang. Ia lewat begitu saja bersama fase kehidupan yg jamak terjadi, lahir, tumbuh, dewasa, bekerja, menikah, dan kemudian meninggal. Atau, barangkali yg lebih ekstrem, siklusnya bisa jadi begini : numpang makan, minum,dan seks.
Hmm... Apa bedanya kita dngan hewan yah ? ..
Apa betul yg di harapkan Tuhan saat menciptakan kita, hamba yg diberikan status " khalifah " ?
Padahal, pencariaan pencariaan jati diri manusia adalah domain paling fundamental agar hidup manusia semata-mata berkubang dalam fase2 menjemukan tersebut. Sayang, ghalibnya, domain tersebutlah yg paling tdak diperhatikan. Seakan-akan semuanya sdah begitu adanya. Seolah-olah semuanya mengada tanpa perlu dipertanyakan, diselidiki, dan ditelisik di dalam lingkar nalar, anugerah, keunggulan manusia yg disebut sbagai akal.
Tidakkah firman Allah yg berbunyi : " Afalaa ta'qiluun..? " ( apakah kamu tidak memikirkanya ?) yang diulang-ulang dalam beberapa surah menjadi bahan tafakur kita ?..
Akibatnya, tak aneh, betapa banyak manusia di muka bumi ini yg menyandang status pengikut, bukan yg diikuti, banyak diantara kita yg lebih memilih mnjadi orang yg dipimpin, bukan memimpin (khalifah), banyak di antara kita yg hanya mnjadi penonton, bukan pemain dalam kehidupan, banyak diantara kita yg gerak hidupnya "diwarnai" oleh seseorang atau sesuatu, ketimbang "mewarnai" dunia ini.
Efeknya, tentu saja, dahsyat. Mereka akan menjadi manusia tanpa bisa memilih yg terbaik dan terbagus untuknya.
Imam Ghazali, pernah bertutur : " Tidak ada yang lebih dekat denganmu kecuali dirimu sendiri. Jika kamu tidak mengenal dirimu, bagaimana kamu akan mengenal yg lain ?.. Kamu harus mencari realitasmu sendiri. Benda apakah kamu itu ?.. Untk apa kamu datang ke tempat (dunia) ini ?.. Mengapa kamu diciptakan ?.. Apa dan dimana kebahagiaanmu ?.. Apa dan dimana kesengsaraanmu ?"..
Tak ada salahnya kita merenungi petuah Imam Ghazali itu, agar hidup yg sebentar ini tidak sekedar melalui stasiun-stasiun masa yg membosankan, agar di dalam hidup terpatri spirit yg indah dan berharga.
Dalam sebuah buku tertulis
kata-kata motivasional yg menggugah.
Begini bunyinya :
Hidup adalah tantangan ★★ hadapilah.
Hidup adalah sebuah pemberian ★★ terimalah.
Hidup adalah sebuah petualangan ★★ tantanglah.
Hidup adalah sebuah duka cita ★★ tanggungilah.
Hidup adalah sebuah tragedi ★★ akuilah.
Hidup adalah sebuah tugas ★★ laksanakanlah.
Hidup adalah sebuah permainan ★★ mainkanlah.
Hidup adalah sebuah misteri ★★ singkaplah.
Hidup adalah sebuah lagu ★★ nyanyikanlah.
Hidup adalah sebuah kesempatan ★★ ambilah.
Hidup adalah sebuah perjalanan ★★ lengkapilah.
Hidup adalah sebuah janji ★★ penuhilah.
Hidup adalah kasih sayang ★★ nikmatilah.
Hidup adalah indah ★★ bersyukurlah.
Hidup adalah perjuangan ★★ bertarunglah.
Hidup adalah sebuah jiwa ★★ sadarilah.
Hidup adalah sebuah teka-teki ★★ pecahkanlah.
Hidup adalah sebuah cita-cita ★★ capailah.
Wallahu'alam bilshawab.
sahabat ...
Siapa kamu ..?
Saya juga blum tahu siapa saya ^_^ ayo ... Mencari jati diri ...!
Ya... ALLAH ..
I Want To Be A Perfect Muslim
Allahu Akbar.
Hidup adalah sebuah misteri, Singkaplah
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
SIAPAKAH SAYA ... ?
SIAPAKAH ANDA ... ?
Ada jutaan manusia yg sudah mengecap dunia. Tapi, barang kali, hanya segelintir orang yg berani mempertanyakan tentang siapa dirinya,
apa makna hidup untknya ?..
Ada ribuan manusia, mungkin, yg mempertanyakan dirinya. Tapi, bisa jadi, hanya sejumlah jiwa yg menemukan jawabannya, jawaban sementara hal ihwal tentang ia dan dunianya, ia dan keluarganya, ia dan Tuhan-nya.
Pergulatan jiwa, pendakian diri, atau apapun namanya, tak bisa dipungkiri adlah hal yg jarang disinggung dan dihayati seseorang. Ia lewat begitu saja bersama fase kehidupan yg jamak terjadi, lahir, tumbuh, dewasa, bekerja, menikah, dan kemudian meninggal. Atau, barangkali yg lebih ekstrem, siklusnya bisa jadi begini : numpang makan, minum,dan seks.
Hmm... Apa bedanya kita dngan hewan yah ? ..
Apa betul yg di harapkan Tuhan saat menciptakan kita, hamba yg diberikan status " khalifah " ?
Padahal, pencariaan pencariaan jati diri manusia adalah domain paling fundamental agar hidup manusia semata-mata berkubang dalam fase2 menjemukan tersebut. Sayang, ghalibnya, domain tersebutlah yg paling tdak diperhatikan. Seakan-akan semuanya sdah begitu adanya. Seolah-olah semuanya mengada tanpa perlu dipertanyakan, diselidiki, dan ditelisik di dalam lingkar nalar, anugerah, keunggulan manusia yg disebut sbagai akal.
Tidakkah firman Allah yg berbunyi : " Afalaa ta'qiluun..? " ( apakah kamu tidak memikirkanya ?) yang diulang-ulang dalam beberapa surah menjadi bahan tafakur kita ?..
Akibatnya, tak aneh, betapa banyak manusia di muka bumi ini yg menyandang status pengikut, bukan yg diikuti, banyak diantara kita yg lebih memilih mnjadi orang yg dipimpin, bukan memimpin (khalifah), banyak di antara kita yg hanya mnjadi penonton, bukan pemain dalam kehidupan, banyak diantara kita yg gerak hidupnya "diwarnai" oleh seseorang atau sesuatu, ketimbang "mewarnai" dunia ini.
Efeknya, tentu saja, dahsyat. Mereka akan menjadi manusia tanpa bisa memilih yg terbaik dan terbagus untuknya.
Imam Ghazali, pernah bertutur : " Tidak ada yang lebih dekat denganmu kecuali dirimu sendiri. Jika kamu tidak mengenal dirimu, bagaimana kamu akan mengenal yg lain ?.. Kamu harus mencari realitasmu sendiri. Benda apakah kamu itu ?.. Untk apa kamu datang ke tempat (dunia) ini ?.. Mengapa kamu diciptakan ?.. Apa dan dimana kebahagiaanmu ?.. Apa dan dimana kesengsaraanmu ?"..
Tak ada salahnya kita merenungi petuah Imam Ghazali itu, agar hidup yg sebentar ini tidak sekedar melalui stasiun-stasiun masa yg membosankan, agar di dalam hidup terpatri spirit yg indah dan berharga.
Dalam sebuah buku tertulis
kata-kata motivasional yg menggugah.
Begini bunyinya :
Hidup adalah tantangan ★★ hadapilah.
Hidup adalah sebuah pemberian ★★ terimalah.
Hidup adalah sebuah petualangan ★★ tantanglah.
Hidup adalah sebuah duka cita ★★ tanggungilah.
Hidup adalah sebuah tragedi ★★ akuilah.
Hidup adalah sebuah tugas ★★ laksanakanlah.
Hidup adalah sebuah permainan ★★ mainkanlah.
Hidup adalah sebuah misteri ★★ singkaplah.
Hidup adalah sebuah lagu ★★ nyanyikanlah.
Hidup adalah sebuah kesempatan ★★ ambilah.
Hidup adalah sebuah perjalanan ★★ lengkapilah.
Hidup adalah sebuah janji ★★ penuhilah.
Hidup adalah kasih sayang ★★ nikmatilah.
Hidup adalah indah ★★ bersyukurlah.
Hidup adalah perjuangan ★★ bertarunglah.
Hidup adalah sebuah jiwa ★★ sadarilah.
Hidup adalah sebuah teka-teki ★★ pecahkanlah.
Hidup adalah sebuah cita-cita ★★ capailah.
Wallahu'alam bilshawab.
sahabat ...
Siapa kamu ..?
Saya juga blum tahu siapa saya ^_^ ayo ... Mencari jati diri ...!
Ya... ALLAH ..
I Want To Be A Perfect Muslim
Allahu Akbar.
Rabu, 31 Agustus 2011
AYO SHOLAT BERJAMAAH
ini dalil sholat berjamaah:
Dari Ibnu Umar ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Shalat berjamaah itu lebih
utama dari shalat sendirian
dengan 27 derajat. (HR
Muslim 650, 249)
Dari Abi Musa ra berkata
bahwa Rasulullah SAw
bersabda, `Sesungguhnya
orang yang mendapatkan
ganjaran paling besar adalah
orang yang paling jauh berjalannya. Orang yang
menunggu shalat jamaah
bersama imam lebih besar
pahalanya dari orang yang
shalat sendirian kemudian
tidur. (lihat Fathul Bari jilid 2 halaman 278)
Dari Ibnu Abbas ra bahwa
Rasulullah SAw bersaba,
`Siapa yang mendengar azan
tapi tidak mendatanginya,
maka tidak ada lagi shalat
untuknya, kecuali karena ada uzur.(HR Ibnu Majah793, Ad-
Daruquthuny 1/420)
Dari Aisyah ra berkata,
`Siapa yang mendengar azan
tapi tidak menjawabnya
(dengan shalat), maka dia
tidak menginginkan kebaikan
dan kebaikan tidak menginginkannya. (Al-Muqni`
1/193)
Dari Abu Hurairah ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Sungguh aku punya
keinginan untuk
memerintahkan shalat dan
didirikan, lalu aku memerintahkan satu orang
untuk jadi imam. Kemudian
pergi bersamaku dengan
beberapa orang membawa
seikat kayu bakar menuju ke
suatu kaum yang tidak ikut menghadiri shalat dan aku
bakar rumah-rumah mereka
dengan api.” (HR Bukhari
644, 657, 2420, 7224. Muslim
651 dan lafaz hadits ini
darinya).
Dari Abi Darda` ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“Tidaklah 3 orang yang
tinggal di suatu kampung
atau pelosok tapi tidak
melakukan shalat jamaah, kecuali syetan telah
menguasai mereka.
Hendaklah kalian berjamaah,
sebab srigala itu memakan
domba yang lepas dari
kawanannya.” (HR Abu Daud 547 dan Nasai 2/106
dengan sanad yang hasan)
Dari Malik bin Al-Huwairits
bahwa Rasulullah SAW,
`Kembalilah kalian kepada
keluarga kalian dan
tinggallah bersama mereka,
ajarilah mereka shalat dan perintahkan mereka
melakukannya. Bila waktu
shalat tiba, maka hendaklah
salah seorang kalian
melantunkan azan dan yang
paling tua menjadi imam.(HR Muslim 292 – 674).
Dari Ibnu Umar ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Shalat berjamaah itu lebi
utama dari shalat sendirian
dengan 27 derajat. (HR
Muslim 650, 249)
Dari Abi Hurairah ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya shalat yang
paling berat buat orang
munafik adalah shalat Isya
dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang akan
mereka dapat dari kedua
shalat itu, pastilah mereka
akan mendatanginya meski
dengan merangkak. Sungguh
aku punya keinginan untuk memerintahkan shalat dan
didirikan, lalu aku
memerintahkan satu orang
untuk jadi imam. Kemudian
pergi bersamaku dengan
beberapa orang membawa seikat kayu bakar menuju ke
suatu kaum yang tidak ikut
menghadiri shalat dan aku
bakar rumah-rumah mereka
dengan api.” (HR Bukhari
644, 657, 2420, 7224. Muslim 651 dan lafaz hadits ini
darinya).
Dari Abi Hurairah ra berkata
bahwa Rasulullah SAW
didatangi oleh seorang laki-
laki yang buta dan berkata,
“Ya Rasulullah, tidak ada
orang yang menuntunku ke masjid. Rasulullah SAW
berkata untuk memberikan
keringanan untuknya. Ketika
sudah berlalu, Rasulullah
SAW memanggilnya dan
bertanya, `Apakah kamu dengar azan shalat?`. `Ya`,
jawabnya. `Datangilah`, kata
Rasulullah SAW. (HR Muslim
1/452).
Bukhari-Muslim
meriwayatkan dari Ibnu
Umar radiallahu’anhu
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “ Shalat berjamaah lebih
utama daripada shalat
sendirian dengan selisih
pahala 27 derajat.”
Bukhari meriwayatkan dari
Abu Hurairah
radiallahu’anhu, ia berkata
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “Shalat seseorang yang
dikerjakan secara
berjama’ah, pahalanya
melebihi shalatnya yang
dikerjakan secara sendirian
di rumah atau dipasar dengan selisih pahala 25
derajat. Yang demikian itu
bias diraih jika dia mau
berwudhu secara sempurna,
lalu keluar menuju masjid
yang tujuannya tiada lain mengerjakan shalat. Tidaklah
dia melangkahkan kakinya
(saat menuju masjid),
melainkan dengnnya
derajatnyan ditinggikan dan
dosanya akan dihapus. Jika dia telah mengerjakan shalat,
para malaikat akan tetap
bershalawat kepadanya
selama masih berada di
tempat shalatnya dan belum
berhadats. Para malaikat berucap: “Ya Allah
limpahkanlah rahmat dan
ampunan kepadanya. Ya
Allah, kasih sayangilah
dia.” Dan dia dianggap
mengerjakan shalat selama menunggu dikerjakannya
shalat.”
Muslim meriwayatkan dari
Abu Hurairah
radiallahu’anhu, ia berkata: “Pernah ada seorang lelaki
buta datang kepada
Rasulullah salallahu’alaihi
wassalam, ia berkata: ‘ Ya
Rasulullah, aku tidak
memiliki pemandu yang bias menuntunku untuk pergi ke
masjid.’ Dia lalu meminta
kepada Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
agar diberi keringanan untuk
mengerjakan shalat dirumah, lalu beliau mengabulkannya.
Namun tatkala lelaki itu
hendak pergi, beliau
memanggilnya, lalu
bertanya: ‘Apakah engkau
mendengar dilantunkannya adzan?’ dia menjawab:
‘Ya.’ Beliau bersabda:
‘Kalau begitu, datangilah
(shalat berjama’ah).’”
Bukhari-Muslim
meriwayatkan dari Abu
Hurairah radiallahu’anhu
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku
berada di tangan-Nya,
sungguh aku pernah hendak
menyuruh para sahabat
untuk mencari kayu bakar,
lalu aku menyuruh agar shalat berjama’ah
dikerjakan. Selanjutnya, aku
menyuruh seseorang untuk
mengimami banyak orang,
sementara aku tidak ikut
shalat berjama’ah guna mencari rumah orang-orang
yang tidak mengikuti shalat
berjama’ah lalu aku bakar
rumah mereka.”
Muslim meriwayatkan dari
Ibnu Mas’ud
radiallahu’anhu, ia berkata: “Barang siapa yang suka
menghadap Allah dalam
keadaan muslim, hendaklah
ia selalu memelihara
(berjama’ah) shalat fardhu,
sebab Allah telah mensyari’atkan sunanul
huda kepada nabi kalian
salallahu’alaihi wassalam
dan sesungguhnya
(berjama’ah) shalat fardhu
itu termasuk sunanul huda. Sekiranya kalian
mengerjakan shalat di rumah
kalian sebagaimana yang
dikerjakan oleh orang yang
tidak turut shalat
berjama’ah, berarti kalian telah meninggalkan sunnah
Nabi kalian. Jika kalian telah
meninggalkan sunnah Nabi
kalian, berarti kalian telah
sesat. Sungguh kami tidak
menganggap seseorang dari kami yang meninggalkan
shalat berjama’ah,
melainkan sebagai munafiq
yang sudah jelas nifaqnya.
Sungguh pernah ada diantara
kami seseorang yang (karena suatu udzur lalu)
dipapah oleh dua orang
hingga sampai di shaf.”
Dalam riwayat lain
disebutkan: “Sungguh
Rasulullah salallahu’alaihi wassalam pernah
mengajarkan sunanul huda
kepada kami dan
sesungguhnya termasuk
sunanul huda adalah
mengerjakan shalat berjama’ah di masjid yang
dikumandangkan adzan di
dalamnya.”
Dari Ibnu Umar ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Shalat berjamaah itu lebih
utama dari shalat sendirian
dengan 27 derajat. (HR
Muslim 650, 249)
Dari Abi Musa ra berkata
bahwa Rasulullah SAw
bersabda, `Sesungguhnya
orang yang mendapatkan
ganjaran paling besar adalah
orang yang paling jauh berjalannya. Orang yang
menunggu shalat jamaah
bersama imam lebih besar
pahalanya dari orang yang
shalat sendirian kemudian
tidur. (lihat Fathul Bari jilid 2 halaman 278)
Dari Ibnu Abbas ra bahwa
Rasulullah SAw bersaba,
`Siapa yang mendengar azan
tapi tidak mendatanginya,
maka tidak ada lagi shalat
untuknya, kecuali karena ada uzur.(HR Ibnu Majah793, Ad-
Daruquthuny 1/420)
Dari Aisyah ra berkata,
`Siapa yang mendengar azan
tapi tidak menjawabnya
(dengan shalat), maka dia
tidak menginginkan kebaikan
dan kebaikan tidak menginginkannya. (Al-Muqni`
1/193)
Dari Abu Hurairah ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Sungguh aku punya
keinginan untuk
memerintahkan shalat dan
didirikan, lalu aku memerintahkan satu orang
untuk jadi imam. Kemudian
pergi bersamaku dengan
beberapa orang membawa
seikat kayu bakar menuju ke
suatu kaum yang tidak ikut menghadiri shalat dan aku
bakar rumah-rumah mereka
dengan api.” (HR Bukhari
644, 657, 2420, 7224. Muslim
651 dan lafaz hadits ini
darinya).
Dari Abi Darda` ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“Tidaklah 3 orang yang
tinggal di suatu kampung
atau pelosok tapi tidak
melakukan shalat jamaah, kecuali syetan telah
menguasai mereka.
Hendaklah kalian berjamaah,
sebab srigala itu memakan
domba yang lepas dari
kawanannya.” (HR Abu Daud 547 dan Nasai 2/106
dengan sanad yang hasan)
Dari Malik bin Al-Huwairits
bahwa Rasulullah SAW,
`Kembalilah kalian kepada
keluarga kalian dan
tinggallah bersama mereka,
ajarilah mereka shalat dan perintahkan mereka
melakukannya. Bila waktu
shalat tiba, maka hendaklah
salah seorang kalian
melantunkan azan dan yang
paling tua menjadi imam.(HR Muslim 292 – 674).
Dari Ibnu Umar ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
`Shalat berjamaah itu lebi
utama dari shalat sendirian
dengan 27 derajat. (HR
Muslim 650, 249)
Dari Abi Hurairah ra bahwa
Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya shalat yang
paling berat buat orang
munafik adalah shalat Isya
dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang akan
mereka dapat dari kedua
shalat itu, pastilah mereka
akan mendatanginya meski
dengan merangkak. Sungguh
aku punya keinginan untuk memerintahkan shalat dan
didirikan, lalu aku
memerintahkan satu orang
untuk jadi imam. Kemudian
pergi bersamaku dengan
beberapa orang membawa seikat kayu bakar menuju ke
suatu kaum yang tidak ikut
menghadiri shalat dan aku
bakar rumah-rumah mereka
dengan api.” (HR Bukhari
644, 657, 2420, 7224. Muslim 651 dan lafaz hadits ini
darinya).
Dari Abi Hurairah ra berkata
bahwa Rasulullah SAW
didatangi oleh seorang laki-
laki yang buta dan berkata,
“Ya Rasulullah, tidak ada
orang yang menuntunku ke masjid. Rasulullah SAW
berkata untuk memberikan
keringanan untuknya. Ketika
sudah berlalu, Rasulullah
SAW memanggilnya dan
bertanya, `Apakah kamu dengar azan shalat?`. `Ya`,
jawabnya. `Datangilah`, kata
Rasulullah SAW. (HR Muslim
1/452).
Bukhari-Muslim
meriwayatkan dari Ibnu
Umar radiallahu’anhu
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “ Shalat berjamaah lebih
utama daripada shalat
sendirian dengan selisih
pahala 27 derajat.”
Bukhari meriwayatkan dari
Abu Hurairah
radiallahu’anhu, ia berkata
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “Shalat seseorang yang
dikerjakan secara
berjama’ah, pahalanya
melebihi shalatnya yang
dikerjakan secara sendirian
di rumah atau dipasar dengan selisih pahala 25
derajat. Yang demikian itu
bias diraih jika dia mau
berwudhu secara sempurna,
lalu keluar menuju masjid
yang tujuannya tiada lain mengerjakan shalat. Tidaklah
dia melangkahkan kakinya
(saat menuju masjid),
melainkan dengnnya
derajatnyan ditinggikan dan
dosanya akan dihapus. Jika dia telah mengerjakan shalat,
para malaikat akan tetap
bershalawat kepadanya
selama masih berada di
tempat shalatnya dan belum
berhadats. Para malaikat berucap: “Ya Allah
limpahkanlah rahmat dan
ampunan kepadanya. Ya
Allah, kasih sayangilah
dia.” Dan dia dianggap
mengerjakan shalat selama menunggu dikerjakannya
shalat.”
Muslim meriwayatkan dari
Abu Hurairah
radiallahu’anhu, ia berkata: “Pernah ada seorang lelaki
buta datang kepada
Rasulullah salallahu’alaihi
wassalam, ia berkata: ‘ Ya
Rasulullah, aku tidak
memiliki pemandu yang bias menuntunku untuk pergi ke
masjid.’ Dia lalu meminta
kepada Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
agar diberi keringanan untuk
mengerjakan shalat dirumah, lalu beliau mengabulkannya.
Namun tatkala lelaki itu
hendak pergi, beliau
memanggilnya, lalu
bertanya: ‘Apakah engkau
mendengar dilantunkannya adzan?’ dia menjawab:
‘Ya.’ Beliau bersabda:
‘Kalau begitu, datangilah
(shalat berjama’ah).’”
Bukhari-Muslim
meriwayatkan dari Abu
Hurairah radiallahu’anhu
bahwa Rasulullah
salallahu’alaihi wassalam
bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku
berada di tangan-Nya,
sungguh aku pernah hendak
menyuruh para sahabat
untuk mencari kayu bakar,
lalu aku menyuruh agar shalat berjama’ah
dikerjakan. Selanjutnya, aku
menyuruh seseorang untuk
mengimami banyak orang,
sementara aku tidak ikut
shalat berjama’ah guna mencari rumah orang-orang
yang tidak mengikuti shalat
berjama’ah lalu aku bakar
rumah mereka.”
Muslim meriwayatkan dari
Ibnu Mas’ud
radiallahu’anhu, ia berkata: “Barang siapa yang suka
menghadap Allah dalam
keadaan muslim, hendaklah
ia selalu memelihara
(berjama’ah) shalat fardhu,
sebab Allah telah mensyari’atkan sunanul
huda kepada nabi kalian
salallahu’alaihi wassalam
dan sesungguhnya
(berjama’ah) shalat fardhu
itu termasuk sunanul huda. Sekiranya kalian
mengerjakan shalat di rumah
kalian sebagaimana yang
dikerjakan oleh orang yang
tidak turut shalat
berjama’ah, berarti kalian telah meninggalkan sunnah
Nabi kalian. Jika kalian telah
meninggalkan sunnah Nabi
kalian, berarti kalian telah
sesat. Sungguh kami tidak
menganggap seseorang dari kami yang meninggalkan
shalat berjama’ah,
melainkan sebagai munafiq
yang sudah jelas nifaqnya.
Sungguh pernah ada diantara
kami seseorang yang (karena suatu udzur lalu)
dipapah oleh dua orang
hingga sampai di shaf.”
Dalam riwayat lain
disebutkan: “Sungguh
Rasulullah salallahu’alaihi wassalam pernah
mengajarkan sunanul huda
kepada kami dan
sesungguhnya termasuk
sunanul huda adalah
mengerjakan shalat berjama’ah di masjid yang
dikumandangkan adzan di
dalamnya.”
Senin, 29 Agustus 2011
MUTTAQIEN
Alhamdulilillah,sebulan kita laksanakan puasa ramadhon,lapar dan dahaga kita tahan,nafsu kita kendalikan,salat tarawih,tadarus dan i'tikaf kita laksanakan,semua kebajikan kita tingkatkan serta kemaksiatan kita lawan.semua itu hanya untuk menyempurnakan ibadah agar mendapat pridikat muttaqien (orang yang bertaqwa).ternyata untuk menjadi orang yang bertaqwa tidak mudah,harus ada perjuangan,kita berjuang melawan hawa nafsu,kita berjuang melawan kemaksiatan,kita berjuang melawan godaan syetan, dan bisa di pastikan setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan, mengorbankan harta benda kita,tenaga kita,waktu kita,kesenangan kita demi melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.semoga dengan sebulan penuh kita berpuasa bisa merubah tingkah laku kita dalam 11 bulan kedepan menjadi tingkah laku seorang yang muttaqien,yang bisa memberi kedamain dan kebahagian dunia akherat.
Kamis, 18 Agustus 2011
3 NASEHAT NABI
Rosulullah SAW bersabda " Bertaqwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, dan ikutilah kasalahanmu dengan kebaikan niscaya iya dapat menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang tepuji" HR. Tirmizi.
Dalam hadis diatas terdapat tiga nasehat Nabi
1.Bertaqwalah kamu dimanapun kamu berada.
Difinisi bertaqwa ada bermacam-macam, salah satunya "melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya",ada juga yang mendifinisikan " melakukan suatu perbuatan yang bisa berguna untuk dia sendiri atau orang lain dan tidak melakukan suatu perbuatan yang bisa merugkan dia sendiri atau orang lain karena Allah". jadi kapanpun dan dimanapun kita berada pasti kita berhubungan dengan ketaqwaan,setiap desah nafas kita, setiap gerak kita selalu ada hubungannya dengan ketaqwaan, maka ketika kita berbuat sesuatu hendaknya kita lakukan karena Allah,kita taat pada peraturan pemerintah bukan karena kita takut akan sangsi dari penegak hukum, melainkan karena Allah menyuruh kita mentaatinya,setiap gerakan kita yang bisa merugikan orang lain atau diri kita sendiri pastilah Allah melarangNYA.Ketaqwaan harus diperjuangkan, dan Untuk menjadi orang yang bertaqwa diperlukan perjuangan, perjuangan pastilah memerlukan pengorbanan,contoh, ketika kita lagi asik nonton tv yang lagi seru-serunya terdengar suara azan,hendaknya kita tinggalkan tv nya untuk datang ke masjid untuk melakukan salat berjamaah, karena salat berjamaah adalah perintah Allah, dan kita korbanan sedikit kepentingan kita untuk mencari ketaqwaan,itu merupakan contoh yang paling ringan untuk mendapatkan ketakwaan, pengorbanan merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan untuk mencapai tingkat taqwa, tidak cuma waktu saja tapi semua yang kita punyai,harta kita,jiwa kita, keluarga kita,kesenangan kita dan semua harus di nomor duakan,dan yang nomor satu adalah ALLAH SWT
2.Ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapusnya.
Ketika kita melakukan perbuatan yang salah, hendaknya kita segera bertobat, kita berusaha untuk tidakmengulangnya kembali dan kita ikuti dengan berbuat baik. Jika perbuatan salah yang kita lakukan merugian orang lain hendaknya kita meminta maaf kepada orang yang tersakiti, tetapi jika kita melakukan perbuatan yang merugikan kita,hendaknya kita banyak-banyak beristighfar memohon ampun kapada ALLAH dan berusaha untuk tidak mengulangnya serta memperbanyak shodaqoh, karena shodaqoh bisa menghapus kesalahan. sabda Rosulullah SAW "sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
3.Pergaulilah manusia dengan akhlak yang terpuji.
Berbuat baik kepada orang lain merupakan misi Rosulullah,kita tidak boleh berbuat sesuatu yang bisa menyakiti orang lain, karena kitapun tidak mau orang lain berbuat yang menyakiti kita,Kita mungkin pernah menemukan orang yang bertengkar gara-gara hal yang sepele bahkan hanya karena miskomunikasi, bahkan dalam suatu kampung yang kecil tejadi cekcok gara-gara anaknya yang pinjam mainan tidak boleh sehingga anaknya nangis, kemudian orang tuanya ikut-ikutan, kalau kita berpegang pada nasehat Nabi niscaya kita akan selalu berbuat baik kepada tetangga, karena Nabi menyuruh kita berbuat baik kepada semua manusia tanpa membedakan suku, agama,kelompok, apalagi sama tetangganya sendiri. bahkan Rosulullah SAW bersabda "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya" HR.Bukhori muslim .
Dalam hadis diatas terdapat tiga nasehat Nabi
1.Bertaqwalah kamu dimanapun kamu berada.
Difinisi bertaqwa ada bermacam-macam, salah satunya "melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya",ada juga yang mendifinisikan " melakukan suatu perbuatan yang bisa berguna untuk dia sendiri atau orang lain dan tidak melakukan suatu perbuatan yang bisa merugkan dia sendiri atau orang lain karena Allah". jadi kapanpun dan dimanapun kita berada pasti kita berhubungan dengan ketaqwaan,setiap desah nafas kita, setiap gerak kita selalu ada hubungannya dengan ketaqwaan, maka ketika kita berbuat sesuatu hendaknya kita lakukan karena Allah,kita taat pada peraturan pemerintah bukan karena kita takut akan sangsi dari penegak hukum, melainkan karena Allah menyuruh kita mentaatinya,setiap gerakan kita yang bisa merugikan orang lain atau diri kita sendiri pastilah Allah melarangNYA.Ketaqwaan harus diperjuangkan, dan Untuk menjadi orang yang bertaqwa diperlukan perjuangan, perjuangan pastilah memerlukan pengorbanan,contoh, ketika kita lagi asik nonton tv yang lagi seru-serunya terdengar suara azan,hendaknya kita tinggalkan tv nya untuk datang ke masjid untuk melakukan salat berjamaah, karena salat berjamaah adalah perintah Allah, dan kita korbanan sedikit kepentingan kita untuk mencari ketaqwaan,itu merupakan contoh yang paling ringan untuk mendapatkan ketakwaan, pengorbanan merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan untuk mencapai tingkat taqwa, tidak cuma waktu saja tapi semua yang kita punyai,harta kita,jiwa kita, keluarga kita,kesenangan kita dan semua harus di nomor duakan,dan yang nomor satu adalah ALLAH SWT
2.Ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapusnya.
Ketika kita melakukan perbuatan yang salah, hendaknya kita segera bertobat, kita berusaha untuk tidakmengulangnya kembali dan kita ikuti dengan berbuat baik. Jika perbuatan salah yang kita lakukan merugian orang lain hendaknya kita meminta maaf kepada orang yang tersakiti, tetapi jika kita melakukan perbuatan yang merugikan kita,hendaknya kita banyak-banyak beristighfar memohon ampun kapada ALLAH dan berusaha untuk tidak mengulangnya serta memperbanyak shodaqoh, karena shodaqoh bisa menghapus kesalahan. sabda Rosulullah SAW "sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
3.Pergaulilah manusia dengan akhlak yang terpuji.
Berbuat baik kepada orang lain merupakan misi Rosulullah,kita tidak boleh berbuat sesuatu yang bisa menyakiti orang lain, karena kitapun tidak mau orang lain berbuat yang menyakiti kita,Kita mungkin pernah menemukan orang yang bertengkar gara-gara hal yang sepele bahkan hanya karena miskomunikasi, bahkan dalam suatu kampung yang kecil tejadi cekcok gara-gara anaknya yang pinjam mainan tidak boleh sehingga anaknya nangis, kemudian orang tuanya ikut-ikutan, kalau kita berpegang pada nasehat Nabi niscaya kita akan selalu berbuat baik kepada tetangga, karena Nabi menyuruh kita berbuat baik kepada semua manusia tanpa membedakan suku, agama,kelompok, apalagi sama tetangganya sendiri. bahkan Rosulullah SAW bersabda "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya" HR.Bukhori muslim .
Sabtu, 19 Februari 2011
MALU KETAHUAN MISKIN
Suatu malam seorang pencuri membobol rumah Joni. Untung saja Joni melihatnya. Karena takut, dengan cepat Joni bersembunyi di dalam sebuah kotak besar yang terletak di sudut ruangan.
Si pencuri sedang mengaduk-aduk isi rumah Joni mencari uang ataupun barang berharga yang dimiliki Joni. Dia membuka lemari, laci-laci, kolong-kolong, dan lain-lain. la tapi tidak menemukan satu pun barang berharga.
Pencuri itu hampir saja menyerah dan memutuskan untuk keluar dari rumah Joni. Tapi tiba-tiba matanya tertuju pada kotak besar yang terletak di sudut ruangan kamar Nasruddin. Dia sangat senang karena dia yakin dalam kotak itulah disimpan harta benda yang dia cari.
Walaupun kotak itu terkunci kuat dari dalam, tapi dengan kekuatan penuh, pencuri itu berhasil membuka kotak tersebut. Pencuri itu sangat kaget ketika melihat Joni berada di dalam kotak itu. Pencuri itu sangat marah dan berkata, "Hei! Apa yang kau lakukan di dalam situ?"
"Aku bersembunyi darimu," jawab Joni.
"Kenapa?"
"Aku malu, karena aku tak punya apapun yang dapat kuberikan padamu. Itulah alasan mengapa aku bersembunyi dalam kotak ini."
Si pencuri sedang mengaduk-aduk isi rumah Joni mencari uang ataupun barang berharga yang dimiliki Joni. Dia membuka lemari, laci-laci, kolong-kolong, dan lain-lain. la tapi tidak menemukan satu pun barang berharga.
Pencuri itu hampir saja menyerah dan memutuskan untuk keluar dari rumah Joni. Tapi tiba-tiba matanya tertuju pada kotak besar yang terletak di sudut ruangan kamar Nasruddin. Dia sangat senang karena dia yakin dalam kotak itulah disimpan harta benda yang dia cari.
Walaupun kotak itu terkunci kuat dari dalam, tapi dengan kekuatan penuh, pencuri itu berhasil membuka kotak tersebut. Pencuri itu sangat kaget ketika melihat Joni berada di dalam kotak itu. Pencuri itu sangat marah dan berkata, "Hei! Apa yang kau lakukan di dalam situ?"
"Aku bersembunyi darimu," jawab Joni.
"Kenapa?"
"Aku malu, karena aku tak punya apapun yang dapat kuberikan padamu. Itulah alasan mengapa aku bersembunyi dalam kotak ini."
Selasa, 15 Februari 2011
BATMAN DAN MBAH GENDENG
“Huh, siyal, masa’ bocor lagi sih”, ujar Batman gemas sambil menendang pintu BatMobile-nya perlahan. Meskipun kesal, ia masih cukup sadar untuk tidak melampiaskannya kepada kendaraan tercintanya, yang cicilannya belum lunas itu. Dengan susah payah, ia mendorong mobilnya ke pinggir, ke sebuah tambal ban yang kebetulan berada tidak jauh dari situ.
“Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911”
Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.
“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.
“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”
“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”
45 menit berlalu, Batman mulai gak sabar. Maklum, ia lagi semangat-semangatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dan ingin segera sampai ke WTC untuk membuka gerai HP. Ditambah lagi, seekor kura-kura berseragam “Bukan Express” yang tadi disalipnya kini sudah berjalan melewati tempat ia duduk. “Masa’ Batman kalah cepet ama kura-kura”, pikir Batman dalam hati. Penasaran, ia mendekati Mbah Gendeng dan mengintip kerjanya.
“Pantesan aja lama!”, sergah Batman kasar. “Lha wong kerjanya lambat banget gini! Apa gak bisa lebih cepet lagi, mbah?!”
Mbah Gendeng meletakkan ban dalam BatMobile yang sedang ia pegang dan menoleh ke arah Batman. Tatapannya yang tajam membuat Batman secara tidak sadar mundur selangkah ke belakang. Tanpa disangka, dengan tidak kalah kerasnya, Mbah Gendeng balik bertanya, “Memangnya kamu pikir pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dikerjakan dengan terburu-buru?”
“Memang begitu, kan? Cuman nambal ban ini, apa pentingnya? Jauh lebih penting pekerjaanku yang ke sana kemari buat nyelamatin dunia dari orang jahat! Mbah tahu kan kalo aku ini Batman?!”
“Iye, terus so what gitu loh, mau situ Superman kek, Batman kek, Barack Obama kek, SBY kek, tetep aja, jangan pernah ngeremehin pekerjaan saya!”
Batman sudah akan membuka mulutnya lagi untuk menjawab, namun kakek tua itu tidak mau kalah cepat dan melanjutkan kata-katanya.
“Dengarkan baik-baik, anak muda. Coba pikir. Seandainya tadi kamu dalam perjalanan untuk menyelamatkan ribuan orang dan banmu bocor, apa bukan berarti yang saya kerjakan ini tidak sama pentingnya dengan pekerjaanmu? Dengan memperbaiki ban bocormu dengan baik dan teliti, secara tidak langsung saya suda membantu kamu menyelamatkan mereka — ribuan orang itu.”
“Tidak usah muluk-muluk. Setiap ban bocor yang saya perbaiki pasti berhasil membawa pengemudinya tiba dengan selamat sampai di rumah. Coba bayangkan apabila saya melakukannya dengan asal-asalan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan?”
“Lihat ban dalammu ini”, Mbah Gendeng menyodorkan dua buah ban dalam BatMobile yang sedang ia kerjakan. “Perhatikan ini, bekas tambalan yang dilakukan oleh penambal ban sebelumnya. Kasar dan kurang kuat rekatannya. Itu sebabnya tadi ban mobilmu bocor lagi. Masih untung tidak terjadi apa-apa. Dan ini, yang ada di kanan, adalah hasil tambalan ban yang aku lakukan. Bandingkan!”
Batman tercenung. Ia memperhatikan ban dalam pada bagian yang ditunjukkan oleh Mbah Gendeng dan ternyata memang benar, pekerjaannya kurang baik. Bahkan jauh dibandingkan hasil pekerjaan Mbah Gendeng. Padahal tadi ia cukup senang dan memberi tips lebih kepada penambal ban sebelumnya karena kerjanya hanya butuh waktu 5 menit saja.
Dengan menunduk, Batman mohon maaf kepada Mbah Gendeng dan beringsut kembali ke kursi kayu untuk menunggu. Di satu sisi, ia malu terhadap apa yang telah ia lakukan, namun di sisi lain, ia gembira karena mendapat pelajaran baru tentang hidup dan juga tentang bisnis.
“Aku pasti tidak akan kalah oleh Peter Parker”, ujar Batman dalam hati sembari tersenyum.
“Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911”
Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.
“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.
“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”
“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”
45 menit berlalu, Batman mulai gak sabar. Maklum, ia lagi semangat-semangatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dan ingin segera sampai ke WTC untuk membuka gerai HP. Ditambah lagi, seekor kura-kura berseragam “Bukan Express” yang tadi disalipnya kini sudah berjalan melewati tempat ia duduk. “Masa’ Batman kalah cepet ama kura-kura”, pikir Batman dalam hati. Penasaran, ia mendekati Mbah Gendeng dan mengintip kerjanya.
“Pantesan aja lama!”, sergah Batman kasar. “Lha wong kerjanya lambat banget gini! Apa gak bisa lebih cepet lagi, mbah?!”
Mbah Gendeng meletakkan ban dalam BatMobile yang sedang ia pegang dan menoleh ke arah Batman. Tatapannya yang tajam membuat Batman secara tidak sadar mundur selangkah ke belakang. Tanpa disangka, dengan tidak kalah kerasnya, Mbah Gendeng balik bertanya, “Memangnya kamu pikir pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dikerjakan dengan terburu-buru?”
“Memang begitu, kan? Cuman nambal ban ini, apa pentingnya? Jauh lebih penting pekerjaanku yang ke sana kemari buat nyelamatin dunia dari orang jahat! Mbah tahu kan kalo aku ini Batman?!”
“Iye, terus so what gitu loh, mau situ Superman kek, Batman kek, Barack Obama kek, SBY kek, tetep aja, jangan pernah ngeremehin pekerjaan saya!”
Batman sudah akan membuka mulutnya lagi untuk menjawab, namun kakek tua itu tidak mau kalah cepat dan melanjutkan kata-katanya.
“Dengarkan baik-baik, anak muda. Coba pikir. Seandainya tadi kamu dalam perjalanan untuk menyelamatkan ribuan orang dan banmu bocor, apa bukan berarti yang saya kerjakan ini tidak sama pentingnya dengan pekerjaanmu? Dengan memperbaiki ban bocormu dengan baik dan teliti, secara tidak langsung saya suda membantu kamu menyelamatkan mereka — ribuan orang itu.”
“Tidak usah muluk-muluk. Setiap ban bocor yang saya perbaiki pasti berhasil membawa pengemudinya tiba dengan selamat sampai di rumah. Coba bayangkan apabila saya melakukannya dengan asal-asalan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan?”
“Lihat ban dalammu ini”, Mbah Gendeng menyodorkan dua buah ban dalam BatMobile yang sedang ia kerjakan. “Perhatikan ini, bekas tambalan yang dilakukan oleh penambal ban sebelumnya. Kasar dan kurang kuat rekatannya. Itu sebabnya tadi ban mobilmu bocor lagi. Masih untung tidak terjadi apa-apa. Dan ini, yang ada di kanan, adalah hasil tambalan ban yang aku lakukan. Bandingkan!”
Batman tercenung. Ia memperhatikan ban dalam pada bagian yang ditunjukkan oleh Mbah Gendeng dan ternyata memang benar, pekerjaannya kurang baik. Bahkan jauh dibandingkan hasil pekerjaan Mbah Gendeng. Padahal tadi ia cukup senang dan memberi tips lebih kepada penambal ban sebelumnya karena kerjanya hanya butuh waktu 5 menit saja.
Dengan menunduk, Batman mohon maaf kepada Mbah Gendeng dan beringsut kembali ke kursi kayu untuk menunggu. Di satu sisi, ia malu terhadap apa yang telah ia lakukan, namun di sisi lain, ia gembira karena mendapat pelajaran baru tentang hidup dan juga tentang bisnis.
“Aku pasti tidak akan kalah oleh Peter Parker”, ujar Batman dalam hati sembari tersenyum.
Selasa, 21 September 2010
REONI
Hari selasa tangal 14 november 2010 bertempat di aula masjid agung Demak di adakan reoni sekolah MADRASAH ALIAH NAHDLOTUL ULAMA’ DEMAK angkatan 1994/1995, peserta yang hadir sekitar 60% dari total murid seangkatan, kami merasa sangat berterimakasih kapada panitia yang telah susah payah mempertemukan kami yang sudah 15 tahun tidak bertemu
Diantara yang hadir ada beberapa yang tidak begitu ada perubahan wajahnya, tetapi ada juga yang sangat berubah sehingga saya sampai tidak mangenalinya lagi. Perbedaan yang banyak terjadi pada kemampuan berbicara di depan umum, dulu mereka yang kurang berani berbicara di muka umum sekarang sudah pada berani bahkan sangat lancar dan juga penguasaan ilmu agama yang semakin dalam, dan yang saya heran adalah teman-teman yang waktu sekolah dulu “ndablek” dan tidak berprestasi justru kebanyakan malah jadi guru dan ustadz, sedangkan saya yang dulu selalu aktif dalam organisasi sekolah kok terasa tidak ada perubahan yang berarti alias menurun.Dibanding dengan teman-teman, saya merasa tidak sebanding lagi, pantasnya mereka jauh di atas kemampuan saya.
Oleh karena itu, kedepan saya harus memacu semangat sehingga terjadi perubahan yang lebih baik, saya harus lebih giat bekerja, beribadah dan mencari ilmu dengan sungguh-sungguh, kalau teman-teman saya bisa kenapa saya tidak bisa, saya pasti bisa…
Diantara teman-teman yang sempat saya catat no Hpnya adalah:
ALI MASADI ; 081325666972
Ali imron. ; 085226338679
Ali sodikin. ; 085641732675
ANIS NURIYATI ; 085225023774
AZINAROFIQ. ; 081316702582
ABDUL BASIR ; 085740517369
BOWO PUJIANTO; 085290453965
SUCIPTO. ; 085226499990
ABDURROHMAN ; 087832000211
FAUZI. ; 081227126251
INAYAH. ; 085288306983
ISTIFADAH ; 085226358485
AHMAD HARIS ; 081328209134
KAMLIN. ; 081225234826
MAESURI ; 081319118075
KHOMSATUN. ; 081326305111
MAKRUF ; +6285226224445
MAKSUM ; 085641460749
NUR DIANA ; 08995961332
NASIKIN. ; 081914014397
AINUN NIAM ; 081325781626
NUR ALIAH ; 081325264155
NURUL KHOLIFAH ; 0811493769
KHOLIFATUL KH ; 088802469881
ABD.MUKHID ; 085229861609
ROHMAT. ; 082133042690
ROSIDI. ; 081225388315
SUKAHAR ; 08128564453
ABD.SYUKUR ; 085727912937
SUMIATI. ; 085865640069
SITI HAFIDHOH. ; 081225547382
SUPRIYATNO ; 085257255740
ULINNUHA ANAS ; 085727659147
ZUHRI. ; 085225815612
ZUMROTUN ; 085290043838.
Itulah nomor-nomor hp yang sempat saya catat, semoga bisa bermanfaat untuk menyambung tali silaturrahmi yang sudah lama terputus.
Diantara yang hadir ada beberapa yang tidak begitu ada perubahan wajahnya, tetapi ada juga yang sangat berubah sehingga saya sampai tidak mangenalinya lagi. Perbedaan yang banyak terjadi pada kemampuan berbicara di depan umum, dulu mereka yang kurang berani berbicara di muka umum sekarang sudah pada berani bahkan sangat lancar dan juga penguasaan ilmu agama yang semakin dalam, dan yang saya heran adalah teman-teman yang waktu sekolah dulu “ndablek” dan tidak berprestasi justru kebanyakan malah jadi guru dan ustadz, sedangkan saya yang dulu selalu aktif dalam organisasi sekolah kok terasa tidak ada perubahan yang berarti alias menurun.Dibanding dengan teman-teman, saya merasa tidak sebanding lagi, pantasnya mereka jauh di atas kemampuan saya.
Oleh karena itu, kedepan saya harus memacu semangat sehingga terjadi perubahan yang lebih baik, saya harus lebih giat bekerja, beribadah dan mencari ilmu dengan sungguh-sungguh, kalau teman-teman saya bisa kenapa saya tidak bisa, saya pasti bisa…
Diantara teman-teman yang sempat saya catat no Hpnya adalah:
ALI MASADI ; 081325666972
Ali imron. ; 085226338679
Ali sodikin. ; 085641732675
ANIS NURIYATI ; 085225023774
AZINAROFIQ. ; 081316702582
ABDUL BASIR ; 085740517369
BOWO PUJIANTO; 085290453965
SUCIPTO. ; 085226499990
ABDURROHMAN ; 087832000211
FAUZI. ; 081227126251
INAYAH. ; 085288306983
ISTIFADAH ; 085226358485
AHMAD HARIS ; 081328209134
KAMLIN. ; 081225234826
MAESURI ; 081319118075
KHOMSATUN. ; 081326305111
MAKRUF ; +6285226224445
MAKSUM ; 085641460749
NUR DIANA ; 08995961332
NASIKIN. ; 081914014397
AINUN NIAM ; 081325781626
NUR ALIAH ; 081325264155
NURUL KHOLIFAH ; 0811493769
KHOLIFATUL KH ; 088802469881
ABD.MUKHID ; 085229861609
ROHMAT. ; 082133042690
ROSIDI. ; 081225388315
SUKAHAR ; 08128564453
ABD.SYUKUR ; 085727912937
SUMIATI. ; 085865640069
SITI HAFIDHOH. ; 081225547382
SUPRIYATNO ; 085257255740
ULINNUHA ANAS ; 085727659147
ZUHRI. ; 085225815612
ZUMROTUN ; 085290043838.
Itulah nomor-nomor hp yang sempat saya catat, semoga bisa bermanfaat untuk menyambung tali silaturrahmi yang sudah lama terputus.
Rabu, 08 September 2010
LEBARAN
Selama sebulan kita menyelami berbagai keutamaan dan lipat ganda amal dlm beribadah sehari-hari dan ibadah-ibadah yg hanya khusus pd bulan Ramadan,Rangakaian amaliah perjuangan melawan hawa nafsu dan mengendalikan diri selama bulan suci ramadan.Setelah itu semua selesai, kita memasuki tahap baru yaitu IDUL FITRI, yg berarti hari merayakan kembalinya kesucian atau dimaknai hari kemenangan melawan hawa nafsu selama Ramadan, di tandai dg peningkatan kualitas kita sebagai hamba ALLAH,jadi hari raya bukan untuk orang yg memakai pakaian baru, tetapi hari raya untuk orang yg bertambah ketaatanya.Idul fitri bukanlah suatu klimaks atas ibadah puasa kita selama sebulan menahan hawa nafsu, tetapi idul fitri merupakan awal untuk memulai meningkatkan ketaatan kita untuk 11 bulan kedepan seperti yang kita lakukan di bulan ramadan.Manusia yg fitri di tandai dg adanya peningkatan ketaqwaan kpd ALLAH,menjauhi segala bentuk dosa sosial dan tindakan2 yg merugikan orang di sekitarnya,masyarakat dan bangsa.Dalam merayakan lebaran hendaknya tdk bertolak belakang dg apa yg kita harapkan pd puasa bulan ramadan.Idul fitri bukanlah kemenangan dg bebasnya kita makan minum setelah sebulan berpuasa atau merasa terpaksa besuasa.Marilah kita gapai idul fitri dg meningkatkan ketaqwa kita dan menjadi manusia yg suci bukan hanya saat berakhirnya ramadan saja tetapi berlanjut kebulan -bulan selanjutnya.
Kamis, 05 Agustus 2010
SEMANGAT
sudah beberapa bulan saya merasa sangat santai dalam bekerja,berangkat siang pulang sore,berbeda dengan beberapa tahun yang lalu ketika saya masih bujangan,ketika itu saya sangat giat bekerja,saya harus berangkat dari rumah jam 8.30 dan pulang sampai rumah jam 21.30,rutinitas seperti saya jalani hampir 7 tahun,ketika itu saya tidak mengeluh capek ataupun bosan karena semangat saya terus membara,saya punya perasaan yang jelek yaitu iri dengan teman2 yg dulu seangkatan dg saya tetapi bisa kuliah,akhirnya iri yang ada dlm hati saya ubah menjadi semangat yang membara,'saya harus sukses,saya tidak mau di dahului teman2 saya yg lebih dahulu kuliah,orang sukses tidak harus kuliah',begitulah dorongan semangat saya sehingga saya bisa nabung dan bisa kuliah tanpa sedikitpun membebani orang tua ataupun saudara.semoga sifat2 jahat yg ada dlm diri saya di ubah ALLAH menjadi sifat yg terpuji.Amiin
Senin, 05 Juli 2010
GHIROH
SEMANGAT
Sudah sekitar sebulan Ustad Sudirma meninggalkan kampung Jatisari Elok,sekarang beliau sudah berada di Amerika untuk mengadakan penelitian,saya merasa ada perasaan kangen terhadap beliau, canda tawanya, nasehatnya, tausiahnya yang semuanya sangat berarti bagi saya.
Beberapa hari ini jamaah di mushola miftahul huda jatisari elok terasa sangat berkurang, biasanya kalau sholat maghrib dan isya’ selalu penuh dan shubuh jamaah prianya sekitar 15 wanita sekitar 6 orang tetapi beberapa hari ini sangat sedikit,jamaah maghrib dan isya’ satu shof sekitar 14 orang apalagi shubuh hanya 6 orang.
Entah apa hubungannya dengan kepergiannya ustad Sudirman meninggalkan kami dengan berkurangnya jamaah di mushola miftahul huda,tetapi kenyataannya memang seperti itu jamaah di mushola kami berkurang drastis.
Kalau saya amati mungkin ada beberapa faktor yang mempengaruhi berkurangnya jamaah di mushola kami, diantaranya sekarang musim liburan jadi banyak yang pada liburan keluar kota, turunnya semangat para akfis mushola untuk memakmurkan mushola, faktor yang kedua inilah yang mungkin berhubungan dengan kepergiannya Ustad Sudirman.
Saya sendiri menyadari ada ada penurunan semangat pada diri saya, ghiroh untuk memakmurkan masjid agak berkurang, dulu yang setiap saat saya selalu berpikir tentang islam, tentang ibadah,tentang sholat berjamaah sekarang sangat berkurang. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi saya. Pertama dakwah yang selama ini saya lakukan mendapat tanggapan yang tidak menyenangkan bahkan terasa sekali ada beberapa orang yang merasa sangat terganggu sehingga mengata-ngatain saya dengan kata-kata yang sangat menyakitkan. Yang kedua, kepergiannya Ustad sudirma yang biasa menjaga semangat saya juga sangat mempengaruhi semangat saya, biasanya Ustad sudirman menasehati, membimbing mengarahkan saya sehingga saya selalu berpikir tentang dakwah. Yang ketiga, anak istri saya pada liburan kerumah neneknya di Jakarta, sehingga saya merasa kesepian dan malas berada di rumah.
Diantara faktor-faktor itulah yang membuat turun semangat saya untuk memakmurkan mushola, dan yang lebih jelek lagi semangat beribadah saya juga turun, sholat tahajud dan sholat dhuha yang biasa saya lakukan sekarang jarang-jarang.
Saya berencana memulai berdakwah lagi agar semangat beribadah pada diri saya tumbuh saya akan menggugah semangat teman-teman agar senantiasa memakmurkan mushola. Dengan berkobarnya semangat teman-teman insyaAllah akan berkobar pula semangat saya
Ayo saudaraku kita gugah diri kita, kita tata semangat kita, kita lawan kemalasan kita, kita lawan syetan yang selalu menggoda kita, kta terjang rintangan yang menghadang kita agar kita bisa selalu meningkatkan ibadah dan selalu memakmurkan mushola kita, kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan memakmurkan mushola kita. Ingat saudaraku, kita adalah benteng pertahanan, kita adalah tiang penyangga, kita dalah pendobrak, kita adalah penjaga…Semoga Allah SWT selalu mengampuni dan member petunjuk kapada kita agar tetap berada pada jalannya. Amiiin.
Sudah sekitar sebulan Ustad Sudirma meninggalkan kampung Jatisari Elok,sekarang beliau sudah berada di Amerika untuk mengadakan penelitian,saya merasa ada perasaan kangen terhadap beliau, canda tawanya, nasehatnya, tausiahnya yang semuanya sangat berarti bagi saya.
Beberapa hari ini jamaah di mushola miftahul huda jatisari elok terasa sangat berkurang, biasanya kalau sholat maghrib dan isya’ selalu penuh dan shubuh jamaah prianya sekitar 15 wanita sekitar 6 orang tetapi beberapa hari ini sangat sedikit,jamaah maghrib dan isya’ satu shof sekitar 14 orang apalagi shubuh hanya 6 orang.
Entah apa hubungannya dengan kepergiannya ustad Sudirman meninggalkan kami dengan berkurangnya jamaah di mushola miftahul huda,tetapi kenyataannya memang seperti itu jamaah di mushola kami berkurang drastis.
Kalau saya amati mungkin ada beberapa faktor yang mempengaruhi berkurangnya jamaah di mushola kami, diantaranya sekarang musim liburan jadi banyak yang pada liburan keluar kota, turunnya semangat para akfis mushola untuk memakmurkan mushola, faktor yang kedua inilah yang mungkin berhubungan dengan kepergiannya Ustad Sudirman.
Saya sendiri menyadari ada ada penurunan semangat pada diri saya, ghiroh untuk memakmurkan masjid agak berkurang, dulu yang setiap saat saya selalu berpikir tentang islam, tentang ibadah,tentang sholat berjamaah sekarang sangat berkurang. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi saya. Pertama dakwah yang selama ini saya lakukan mendapat tanggapan yang tidak menyenangkan bahkan terasa sekali ada beberapa orang yang merasa sangat terganggu sehingga mengata-ngatain saya dengan kata-kata yang sangat menyakitkan. Yang kedua, kepergiannya Ustad sudirma yang biasa menjaga semangat saya juga sangat mempengaruhi semangat saya, biasanya Ustad sudirman menasehati, membimbing mengarahkan saya sehingga saya selalu berpikir tentang dakwah. Yang ketiga, anak istri saya pada liburan kerumah neneknya di Jakarta, sehingga saya merasa kesepian dan malas berada di rumah.
Diantara faktor-faktor itulah yang membuat turun semangat saya untuk memakmurkan mushola, dan yang lebih jelek lagi semangat beribadah saya juga turun, sholat tahajud dan sholat dhuha yang biasa saya lakukan sekarang jarang-jarang.
Saya berencana memulai berdakwah lagi agar semangat beribadah pada diri saya tumbuh saya akan menggugah semangat teman-teman agar senantiasa memakmurkan mushola. Dengan berkobarnya semangat teman-teman insyaAllah akan berkobar pula semangat saya
Ayo saudaraku kita gugah diri kita, kita tata semangat kita, kita lawan kemalasan kita, kita lawan syetan yang selalu menggoda kita, kta terjang rintangan yang menghadang kita agar kita bisa selalu meningkatkan ibadah dan selalu memakmurkan mushola kita, kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan memakmurkan mushola kita. Ingat saudaraku, kita adalah benteng pertahanan, kita adalah tiang penyangga, kita dalah pendobrak, kita adalah penjaga…Semoga Allah SWT selalu mengampuni dan member petunjuk kapada kita agar tetap berada pada jalannya. Amiiin.
Jumat, 25 Juni 2010
SEPI
Kemarin jam 16.00 wib saya mengantar istri dan anak-anak ke setasiun tawang,istri dan anak-anak saya mau berkunjung ke rumah mertua saya.Sebenarnya pagi-pagi sekali sekitar jam 04.00 wib saya sudah berangkat dari rumah, sampai di setasiun tawang jam 05.30 wib karena rencananya mau naik kereta argo jam 05.30, tapi ternyata tiketnya sudah habis dan yang ada tiket berdiri, kami Tanya petugas tiket-nya apakah munkin saya masih dapat tiket duduk? dan di sarankan menunggu kalau ada pembatalan, akhirnya kami pun menunggu dan berharap ada pembatalan, tapi ternyata sampai kereta berangkat tidak ada pembatalan
Sebenarnya yang bernasib seperti kami ada banyak,yang saya amati ada sekitar 10 orang yang tidak kebagian tiket, ada yang nekat beli tiket berdiri dan ada pula yang terpaksa membatalkan keper-giannya. Tidak seperti biasanya yang selalu masih ada sisa tiket, mungkin karena sekarang lagi musim libur sekolah sehingga banyak yang berlibur ke luar kota memakai jasa kereta api.
Kami pun terpaksa beli tiket untuk sore harinya dan pulang. Dalam perjalanan pulang anak saya Regan menangis terus karena dia sangat menggemari kereta, dia sudah tidak sabar ingin sekali naik kereta api tapi di undur sehingga dia sedih,kami pun kewalahan membujuknya agar tidak nangis, sampai di rumah Regan masih nangis dan akhirnya mau diam karena mendapatkan mainannya kereta Thomas yang barusan di beliin mama Linda.
Sorenya jam 16.00 wib istri, anak-anak, dan mama Linda berangkat naik kereta Argo Muria dan Alhamdulillah jam 22.15 wib mereka sampai Jakarta. Di rumah saya merasa sangat kesepian,ketika saya masuk rumah rasanya sangat sepi, pulang kerja pun malas kayaknya tidak berguna saya pulang, saya pun mencari keramaian agar saya tidak merasa sepi dengan nonton bola piala dunia yang biasanya tidak saya sukai.
Dikala sendiri seperti ini saya merasakan betapa nikmatnya bisa berkumpul dengan anak istri, walaupun terkadang anak saya nakal, cengeng ataupun mengganggu, tapi itulah sebenarnya nikmatnya berkumpul dengan keluarga terkadang jengkel terkadang susah terkadang senang. Saya merasakan bahwa berkumpul dengan keluarga itu masih sangat lebih enak di banding tidak berkumpul walaupun kadang anak-anak menjengkelkan dan bikin marah, insya’Allah jika mereka kembali nanti saya akan lebih menyayangi mereka, saya akan lebih sabar terhadap mereka dan saya akan berusaha sekuat tenaga mendidik dan membahagiakan mereka,Semoga Allah SWT menjadikan keluarga kami menjadi keluagra yang sakinah mawaddah warahmah, keluarga yang selalu mendapatkan rahmat dan hidayah dari Allah SWT. amiiin
Rabu, 16 Juni 2010
SELAMAT JALAN
ketika seseorang telah menyukai terhadap barang niscaya orang tersebut tidak ingin kehilangan barang tsb,ketika seseorang menyukai sebuah lingkungan niscaya orang tsb ingin selalu berada di lingkungan tsb.
Itulah yang kami rasakan pd pagi ini.Nanti sekitar jam 8 an Ustadz sudirman akan meninggalkan kami,beliau akan melanjutkan penelitianya di Amerika.
Ketika kami jamaah Subuh,mas Yasmidi mempersilahkan Ustadz sudirman menjadi imam,saya sudah meraskan kalau jamaah ini adalah jamaah perpisahan dg Ustadz,saat beliau membaca surah alfatehah terdengar suara sedih terisak tangis,kamipun merasakan kesedihan tsb,selesai salat kami bersalaman terdengarlah tangis beliau tersedu-sedu.
Sebenarnya kamipun merasakan sangat kehilangan beliau,kami akan di tinggalkan,kami tdk bisa lg setiap saat ketemu beliau,perasaan dlm hati terasa teriris-iris seakan di tinggal sang pacar.
Ustadz sudirman adalah sosok panutan yg dg sabar membimbing kami,beliau sudah seperti kekasih kami,bapak kami,jasa-jasa beliau sgt besar thdp kami.terimakasih tadz,engkau sudah menjadi orang yg bermanfaat thdp kami,selamat jalan,semoga panjenengan selalu di beri kemudahan oleh Allah swt.
Itulah yang kami rasakan pd pagi ini.Nanti sekitar jam 8 an Ustadz sudirman akan meninggalkan kami,beliau akan melanjutkan penelitianya di Amerika.
Ketika kami jamaah Subuh,mas Yasmidi mempersilahkan Ustadz sudirman menjadi imam,saya sudah meraskan kalau jamaah ini adalah jamaah perpisahan dg Ustadz,saat beliau membaca surah alfatehah terdengar suara sedih terisak tangis,kamipun merasakan kesedihan tsb,selesai salat kami bersalaman terdengarlah tangis beliau tersedu-sedu.
Sebenarnya kamipun merasakan sangat kehilangan beliau,kami akan di tinggalkan,kami tdk bisa lg setiap saat ketemu beliau,perasaan dlm hati terasa teriris-iris seakan di tinggal sang pacar.
Ustadz sudirman adalah sosok panutan yg dg sabar membimbing kami,beliau sudah seperti kekasih kami,bapak kami,jasa-jasa beliau sgt besar thdp kami.terimakasih tadz,engkau sudah menjadi orang yg bermanfaat thdp kami,selamat jalan,semoga panjenengan selalu di beri kemudahan oleh Allah swt.
Sabtu, 12 Juni 2010
PENIPUAN
Ketika kita ingin mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan hidup,ada berbagai cara untuk mendapatkannya,dr yg halal sampai yg harampun banyak yg melakukan,yang halal dengan cara berkerja,wira usaha sesuai dg aturan agama dan negara,sedangkan yg haram bisa dg merampok,mencuri,menipu atau apa saja yg menyalahi aturan agama
Ada yg menarik dlm mengamati pekerjaan menipu,seperti yg terjadi di area parkir matahari simpang lima,Seorang ibu bersama dua anaknya,yg kecil di gendong dan yg besar di suruh menawarkan sebungkus plastik berisi minyak goreng kepada orang2 yg lewat.
sepertinya anaknya sudah di latih bergaya seperti acara "TOLONG"dlm salahsatu stasiun TV.Memang hebat gayanya,satu demi satu orang mulai membeli bungkusan plastik yg di bawanya,sebungkus di jual antara 60rb sampai 30rb dengan alasan ibunya dan adiknya sakit serta bayar sekolah.Mungkin sebagian yg membeli merasa kasian atau menganggap itu adalah acara "TOLONG" sehingga dpt imbalan yg besar.
Ketika keamanan plasa mendapat laporan,mereka langsung menyelidiki dan mengamati sehingga bisa mendapat bukti dan menangkapnya.
melihat kejadian tersebut bisa di simpulkan bahwa kita jangan mudah percaya kpd orang lain,perbuatan baik itu bisa di contoh dan diselewengkan shg menjadi kejahatan,yang jadi masalah adalah kita semakin sulit untuk membedakan antara kebaikan dan kejahatan sehingga utk berbuat baikpun kita jadi ragu kalau2 kebaikan kita di manfaatkan untuk kejahatan.WaAllahu a'lam
Ada yg menarik dlm mengamati pekerjaan menipu,seperti yg terjadi di area parkir matahari simpang lima,Seorang ibu bersama dua anaknya,yg kecil di gendong dan yg besar di suruh menawarkan sebungkus plastik berisi minyak goreng kepada orang2 yg lewat.
sepertinya anaknya sudah di latih bergaya seperti acara "TOLONG"dlm salahsatu stasiun TV.Memang hebat gayanya,satu demi satu orang mulai membeli bungkusan plastik yg di bawanya,sebungkus di jual antara 60rb sampai 30rb dengan alasan ibunya dan adiknya sakit serta bayar sekolah.Mungkin sebagian yg membeli merasa kasian atau menganggap itu adalah acara "TOLONG" sehingga dpt imbalan yg besar.
Ketika keamanan plasa mendapat laporan,mereka langsung menyelidiki dan mengamati sehingga bisa mendapat bukti dan menangkapnya.
melihat kejadian tersebut bisa di simpulkan bahwa kita jangan mudah percaya kpd orang lain,perbuatan baik itu bisa di contoh dan diselewengkan shg menjadi kejahatan,yang jadi masalah adalah kita semakin sulit untuk membedakan antara kebaikan dan kejahatan sehingga utk berbuat baikpun kita jadi ragu kalau2 kebaikan kita di manfaatkan untuk kejahatan.WaAllahu a'lam
Rabu, 09 Juni 2010
HARAPAN
Hari ini merupakan hari yg melelahkan dan mendebarkan buat sahabatku,saudaraku,guruku USTADZ SUDIRMAN,karena hari ini beliau mengajukan proposal,rangkaian kegiatan setelah ujian kompre untuk meraih gelar doktor.
Ustadz sudirman yg pd hari2 terakhir ini sangat sibuk dg persiapan berangkat penelitian ke Amerika yg persyaratanya sgt bayak dan ribet masih kelihatan segar dan bersahaja,padahal kalau saya membayangkan jadi beliau mungkin saya sudah menyerah.Tapi itulah beliau ustadz Sudirman yg tak kenal lelah dan pantang menyerah.Jadi wajarlah kalau beliau nanti meraih gelar Doktor karena kecerdasan dan kegigihan beliau dan memanfaatkan peluang yg ada.
Ada suatu harapan buat saya untuk tetap mencari ilmu dan saya bercita2 untuk mendidik anak saya minimal bisa sekolah tinggi seperti beliau,kalau papanya tdk bisa bergelar Doktor paling tidak anaknya yg bergelar Doktor.
Selamat berjuang tadz,semoga Allah memudahkan kita.
Ustadz sudirman yg pd hari2 terakhir ini sangat sibuk dg persiapan berangkat penelitian ke Amerika yg persyaratanya sgt bayak dan ribet masih kelihatan segar dan bersahaja,padahal kalau saya membayangkan jadi beliau mungkin saya sudah menyerah.Tapi itulah beliau ustadz Sudirman yg tak kenal lelah dan pantang menyerah.Jadi wajarlah kalau beliau nanti meraih gelar Doktor karena kecerdasan dan kegigihan beliau dan memanfaatkan peluang yg ada.
Ada suatu harapan buat saya untuk tetap mencari ilmu dan saya bercita2 untuk mendidik anak saya minimal bisa sekolah tinggi seperti beliau,kalau papanya tdk bisa bergelar Doktor paling tidak anaknya yg bergelar Doktor.
Selamat berjuang tadz,semoga Allah memudahkan kita.
Senin, 07 Juni 2010
SYUKUR
Bagaimana jika kita menjadi orang lain? apakah seenak atau setidak enak yg kita bayangkan? Seperti dlm salah satu acara televisi 'jika aku menjadi',maka yg terjadi tidak sepenuhnya sama spt apa yg kita bayangkan.
Terkadang kita iri dg orang lain karena kita anggap orang tsb hidupnya sangat enak dan tidak ada susahnya, pernahkah kita menelusuri kehidupan org tsb dengan berbagai kesenangan dan permasalahanya? Kebanyakan dr kita hanya melihat kesenangan orang lain tanpa melihat kesusahanya,dan apa yg terjadi jika yg kita lihat hanya kesusahanya, niscaya rasa kasihan yg timbul pd diri kita.
Oleh karena itu kita harus berusaha untuk menghilangkan iri yg ada dlm diri kita dg melihat kesusahan org lain,kita tdk boleh iri dg org lain karena kita sendiri tidak tahu sebenarnya permasalahan2 apa saja yg sedang di hadapi org lain itu.Di balik kesusahan pasti ada kesenangan dan itu berlaku sebaliknya.
Mari kita syukuri apa yg Allah berikan kepada kita,kita terima ketentuan Allah thdp kita,kita tdk boleh protes,kita tdk boleh menolak,kita hrs terima dg suka hati dan ihlas.Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang2 yg pandai bersyukur.WA ALLAHU A'LAM
Terkadang kita iri dg orang lain karena kita anggap orang tsb hidupnya sangat enak dan tidak ada susahnya, pernahkah kita menelusuri kehidupan org tsb dengan berbagai kesenangan dan permasalahanya? Kebanyakan dr kita hanya melihat kesenangan orang lain tanpa melihat kesusahanya,dan apa yg terjadi jika yg kita lihat hanya kesusahanya, niscaya rasa kasihan yg timbul pd diri kita.
Oleh karena itu kita harus berusaha untuk menghilangkan iri yg ada dlm diri kita dg melihat kesusahan org lain,kita tdk boleh iri dg org lain karena kita sendiri tidak tahu sebenarnya permasalahan2 apa saja yg sedang di hadapi org lain itu.Di balik kesusahan pasti ada kesenangan dan itu berlaku sebaliknya.
Mari kita syukuri apa yg Allah berikan kepada kita,kita terima ketentuan Allah thdp kita,kita tdk boleh protes,kita tdk boleh menolak,kita hrs terima dg suka hati dan ihlas.Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang2 yg pandai bersyukur.WA ALLAHU A'LAM
Kamis, 03 Juni 2010
LENYAPKAN ISRAEL DARI MUKA BUMI
Tragedi penyerangan kapal kemanusian mavi marmaras yg sdg berlayar membawa 10rb ton bantuan kemanusiaan utk warga palestina oleh militer israel adalah tindakan yg biadab yang patut kita kecam dan kutuk keras.sebenarnya apa yg bisa kita perbuat terhadap kebiadaban israel itu,hampir seluruh umat muslim terketuk hatinya terhadap kejadian tsb.tindakan yg paling ringan adalah mendoakan saudara kita yg teraniaya oleh zionis,semoga Allah selalu melindungi rakyat palestina dan membinasakan zionis israel dr muka bumi ini,kita adalah umat yg paling lemah imannya karena kt tdk bisa berbuat apa2 selain berdoa.semoga Allah mengampuni kita
Senin, 17 Mei 2010
HALAQOH
Dalam setahunan ini di lingkungan kampung jatisari elok terasa berbeda dari sebelumnya, yaitu semenjak kedatangan orang-orang yang sangat mempengaruhi kehidupan warga. Di mushola miftahul huda yang merupakan mushola warga jatisari elok terasa ada peningkatan jamaah, baik maghrib, isya, maupun shubuh.
Orang-orang yang sangat berpengaruh tersebut adalah dosen-dosen dari beberapa perguruan tinggi yang mengambil program S3 di IAIN Walisongo yang kebetulan ngontrak di Jatisari elok. Dimulai dari USTAD NURDIN kemudian USTAD SUDIRMAN dan USTAD NURUL IMAN.Beliau-beliau inilah yang menjadikan kami merasa ada yang membimbing ,melindungi dan mengarahkan kami.
Ustad Nurdin adalah orang yang pertama kali mendekati kami, berawal dari jamaah di mushola kemudian ngobrol-ngobrol sehingga semakin dekat hubungannya dengan kami. Beliau yang waktu itu sudah bergelar MA tidak sedikitpun menampakkan rasa paling pintar, tidak meremehkan dan selalu menghargai kami.
Ustad Nurdin merupakan pembuka semangat kami, di awali dari pembentukan pengajian / HALAQOH, Dalam halaqoh di bahas tentang masalah-masalah di sekitar kita,baik itu pribadi maupun umum. Ketika pertama kali pertemuan ustad Nurdin berkeinginan untuk menjadikan halaqoh halaqoh sebagai pusat pemecahan masalah,tempat curhat,tempat perencanaan berbagai kegiatan baik pribadi maupun umum,juga tempat nasehat menasehati serta tempat penjaga semangat kami.
Dengan adanya halaqoh, kami merasakan sangat besar manfaatnya,hubungan kami semakin dekat antar sesame anggota, kami selalu di ingatkan ketika kami mulai malas ke mushola sehingga kami merasa sebagai keluarga yang saling memiliki,jika diantara kami ada yang lagi kesusahan kami juga merasakannya begitu juga jika ada yang senang kami pun ikut senang.
Hal sekecil apapun yang kita lakukan pasti tidak akan sia-sia manakala kita lakukan dengan niat baik dan ihlas.Sesuatu yang besar pasti diawali dari yang kecil,Begitu pula kalau kita ingin membuat perubahan besar yang lebih baik maka harus kita awali dengan hal-hal yang kecil.
Semua itu merupakan pokok-pokok pelajaran yang kami dapat dari mengikuti halaqoh yang di bombing oleh ust Nurdin.Kami sangat berterimakasih sekali kepada Beliau yang telah membuat saya lebih giat dalam urusan keagamaan,semoga semangat yang tertanam dalam diri saya semakin bertambah besar dan bermanfaat untuk diri saya dan orang lain.trimakasih tad, semoga saya bisa meniru ustad yang selalu bermanfaat di manapun berada.amiin
Orang-orang yang sangat berpengaruh tersebut adalah dosen-dosen dari beberapa perguruan tinggi yang mengambil program S3 di IAIN Walisongo yang kebetulan ngontrak di Jatisari elok. Dimulai dari USTAD NURDIN kemudian USTAD SUDIRMAN dan USTAD NURUL IMAN.Beliau-beliau inilah yang menjadikan kami merasa ada yang membimbing ,melindungi dan mengarahkan kami.
Ustad Nurdin adalah orang yang pertama kali mendekati kami, berawal dari jamaah di mushola kemudian ngobrol-ngobrol sehingga semakin dekat hubungannya dengan kami. Beliau yang waktu itu sudah bergelar MA tidak sedikitpun menampakkan rasa paling pintar, tidak meremehkan dan selalu menghargai kami.
Ustad Nurdin merupakan pembuka semangat kami, di awali dari pembentukan pengajian / HALAQOH, Dalam halaqoh di bahas tentang masalah-masalah di sekitar kita,baik itu pribadi maupun umum. Ketika pertama kali pertemuan ustad Nurdin berkeinginan untuk menjadikan halaqoh halaqoh sebagai pusat pemecahan masalah,tempat curhat,tempat perencanaan berbagai kegiatan baik pribadi maupun umum,juga tempat nasehat menasehati serta tempat penjaga semangat kami.
Dengan adanya halaqoh, kami merasakan sangat besar manfaatnya,hubungan kami semakin dekat antar sesame anggota, kami selalu di ingatkan ketika kami mulai malas ke mushola sehingga kami merasa sebagai keluarga yang saling memiliki,jika diantara kami ada yang lagi kesusahan kami juga merasakannya begitu juga jika ada yang senang kami pun ikut senang.
Hal sekecil apapun yang kita lakukan pasti tidak akan sia-sia manakala kita lakukan dengan niat baik dan ihlas.Sesuatu yang besar pasti diawali dari yang kecil,Begitu pula kalau kita ingin membuat perubahan besar yang lebih baik maka harus kita awali dengan hal-hal yang kecil.
Semua itu merupakan pokok-pokok pelajaran yang kami dapat dari mengikuti halaqoh yang di bombing oleh ust Nurdin.Kami sangat berterimakasih sekali kepada Beliau yang telah membuat saya lebih giat dalam urusan keagamaan,semoga semangat yang tertanam dalam diri saya semakin bertambah besar dan bermanfaat untuk diri saya dan orang lain.trimakasih tad, semoga saya bisa meniru ustad yang selalu bermanfaat di manapun berada.amiin
Langganan:
Postingan (Atom)
Do'a
SEMOGA ALLAH SELALU MEMBERI ROHMAT DAN HIDAYAH KEPADAMU
.jpg)